Gegara Pakai Sabu, Kuli Bangunan Asal Natar Dibui

Ilustrasi (ist)

BANDARLAMPUNG – Lantaran penyalahgunakan narkotika jenis sabu seorang buruh asal kecamatan natar lampung selatan harus menerima vonis penjara selama 2 tahun atas putusan hakim tersebut terdakwa pun menerimanya

M. Roni, seorang warga kelurahan hajimena kecamatan Natar,  Lampung selatan yang sehari – hari bekerja sebagai kuli bangunan harus disidang dalam sidang lanjutan perkara penyalah-gunaan narkotika dengan agenda sidang pembacaan putusan dari majelis hakim.

Baca Juga:  Dua Sejoli Pesta Narkoba Digerebek

Dalam sidang yang digelar secara online kali ini, hakim ketua ismail membacakan putusannya terhadap terdakwa M. Roni dengan hukuman pidana penjara selama 2 tahun dengan mengenakan pasal 1-2-7 ayat -1 huruf – a  undang – undang r-i nomor 35 tahun 2009 yang mengatur tentang narkotika.

Vonis hakim ini lebih ringan dari tuntutan jaksa yang dibacakan pada sidang sebelumnya yang menuntut terdakwa menjalani hukuman pidana penjara selama 2 tahun dan 6 bulan.

Baca Juga:  Pemilik Sabu-sabu 10 Gram Diringkus

Diketahui perkara ini bermula pada desember 2019 lalu saat terdakwa memesan sabu dari seorang kurir bernama alom yang kini berstatus DPO pihak kepolisian dengan harga per paket sebesar 200 ribu rupiah.

Setelah sesampainya paket sabu tersebut di tangan terdakwa seketika itu juga terdakwa segera membawa sabu tersebut ke sebuah rumah kosong untuk dikonsumsi sendirian.

Baca Juga:  Zakaria Terbukti Miliki Sabu dan Senpi

Namun sesaat sedang asik mengkonsumsi barang haram tersebut petugas kepolisian keburu datang dan langsung mengamankan terdakwa beserta sabu yang sedang asik ia hisap. (Tinus)

Kuli Nyabu Sabu-sabu

Posting Terkait