Gubernur Hadiri Ngunduh Damar FTS

Gubernur Ridho Ficardo

Gubernur Ridho Ficardo

KRUI,-Perlombaan ngunduh damar dan arak-arakan mulang ngunduh damar mewarnai salah satu rangkaian kegiatan Festival Teluk Stabas (FTS) IV Kabupaten Pesisir Barat (Pesibar). Kegiatan yang melibatkan 1001 peserta itu dipusatkan di perkebunan damar Pekon Rawas Kecamatan Pesisirtengah. Peserta lomba ini berasal dari 11 kecamatan se-Pesisir Barat.

Lomba yang berlangsung pada Kamis (13/4) ini, kembali menorehkan catatan sejarah bagi Bumi Para Sai Batin dan Ulama. Kegiatan itu dianugerahi rekor dunia oleh Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI). Prestasi serupa diperoleh Pesibar pada tahun lalu untuk parade budaya 1001 Bebai Nyuncun Pahar.

Pohon damar adalah potensi unggulan perkebunan yang ada di Pesibar. Ngunduh damar merupakan rutinitas para petani dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Kegiatan akbar yang dihelat Dinas Pariwisata Kabupaten Pesibar tersebut, selain dihadiri Gubernur Lampung, M.Ridho Fikardo juga dihadiri oleh Bupati Lampung Tengah, Mustafa.

Baca Juga:  Gubernur Ridho Hadiri RUPSLB Bank Lampung Tahun 2019

Dalam sambutannya, Bupati Agus Istiqlal, mengemukakan bahwa keberadaan pohon damar dan getah damar mata kucing (Shorea javanica) hanya ada di Pesibar. Karenanya, dihelatnya lomba ngunduh damar tersebut  sebagai salah satu upaya pemerintah dalam menggalakkan minat masyarakat setempat untuk terus melestarikan pohon damar.

“Pohon damar hanya ada disepanjang bentangan wilayah Pesibar, dan getah damar mata kucing juga sudah dikenal dunia. Lomba ngunduh damar ini juga merupakan gambaran terhadap aktivitas masyarakat sehari-harinya dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari, serta untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya,” ujar Agus.

Baca Juga:  Gubernur Ridho Hadiri Munas Pramuka ke-10, Kwarda Lampung Sabet Predikat Tergiat II

Agus juga sangat berterima kasih terhadap antusiasme masyarakat dari 11 kecamatan yang menjadi peserta lomba ngunduh damar. Menurut dia, rasa antusias tersebut sebagai salah satu cara untuk menunjukkan dukungannya terhadap pemerintah dalam upaya memaksimalkan potensi yang tersedia.

“Saya berterima kasih dengan antusias masyarakat yang sudah dibuktikan dengan peserta lomba hingga mencapai 1001 peserta, terlebih diusianya yang ke empat tahun, Pesibar mengalami peningkatan yang cukup baik,” lanjutnya.

Sementara Gubernur Lampung, M. Ridho Ficardo, yang melepas arak-arakan peserta mulang ngunduh damar, mengatakan bahwa masyarakat seyogyanya harus bersyukur dengan keberadaan pohon damar dan getah damar mata kucingnya yang hanya ada di Pesibar. Pasalnya, di daerah lain meski pohon damar bisa tumbuh namun tidak mengeluarkan getah.

Baca Juga:  Bersama Warga Negeri Sakti, Ridho Gelar Pengajian Songsong Ramadan

“Masyarakat Pesibar harus bersyukur dan kedepannya damar harus terus dilestarikan, karena merupakan suatu kebanggaan tersendiri dengan kita mempunyai damar,” ungkapnya.

Menurut Ridho, ke depan dengan maksud melakukan pengembangan taraf perekonomian masyarakat yang bersumber dari getah damar mata kucing, pihaknya akan melakukan kajian industri terhadap pengolahan getah damar yang cocok dilakukan dan diterapkan masyarakat Pesibar.

Mengingat, sejak puluhan tahun silam getah damar yang didistribusikan hingga ke mancanegara masih berbentuk bahan mentah. “Mungkin akan lebih efisien jika masyarakat Pesibar sudah mampu mengolah damar menjadi beberapa bentuk. Pastinya, Pemprov Lampung harus terlebih dulu melakukan kajian agar sasarannya bisa tepat,” katanya. (HC)

Gubernur Ridho M.Ridho Ficardo

Posting Terkait