Gubernur Ridho: Dinamika Politik di Lampung Cukup Tinggi

BANDARLAMPUNG – Gubernur Lampung M Ridho Ficardo, memastikan koordinasi terkait penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2018 mendatang bersama KPU (Komisi Pemilihan Umum) dan Bawaslu (Badan Pengawas Pemilu), sudah intens dilakukan

Hal itu, disampaikan langsung oleh Gubernur, saat menerima kunjungan dari Komisi II DPR RI, di Ruang Abung, Balai Keratun, Komplek Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung, Selasa (19/9).

Gubernur Ridho, menyampaikan, saat ini Pemprov Lampung juga telah menandatangani MPDH dengan KPU Provinsi Lampung dan menyerahkan anggaran sebesar Rp90 milyar, dan Bawaslu senilai Rp260 milyar.

“Dinamika politik di Lampung cukup tinggi. Kami juga telah berkoordinasi dengan Kepolisian Daerah untuk menyiapkan pengamanan, semua pihak berharap tidak ada masalah yang berarti,” kata Ridho.

Baca Juga:  Gubernur Ridho Serahkan Dana Insentif Umat Beragama Lampung

Sementara itu, Ketua Komisi II DPR RI, H Zainudin Amali, mengaku, apa yang sudah dilakukan oleh Gubernur dan Pemprov Lampung dalam mensukseskan pilkada harus diapresiasu.

“Kami juga berharap pilkada di Lampung dapat berjalan lancar sesuai dengan peraturan yang ada, dan kegiatan demokrasi berjalan sesuai dengan yang sudah digariskan dan sepakati bersama,” tukas Zainudin.

Pihaknya juga berharap, pilkada serentak tahun depan bisa dapat tercapai secara maksimal. Dan untuk KPU dan Bawaslu, harus intens dalam melakukan koordinasi bersama pemerintah.

Terkait dinamika politik yang disampaikan, Gubernur Ridho, Komisi II segera menindaklanjuti guna sebagai bahan masukan evaluasi. “Keluhan di daerah-daerah lain juga sama, nanti akan kita evaluasi dan disesuaikan dengan desentralisasi tetapi tetap dalam tupoksi NKRI,” tandas Zainudin.

Baca Juga:  Gubernur Petahana Selasa mendatang Bakal Paparkan Visi Misi

Ditempat yang sama, Sementara itu Ketua Komisi II DPR RI, H. Zainudin Amali SE,. M.Si mengapresiasi langkah-langkah yang telah dilakukan oleh Gubernur Ridhi dan Pemerintah Provinsi Lampung dalam mensukseskan pilkada 2018.

“Semoga Pilkada dapat berjalan lancar sesuai dengan peraturan yang ada, dan kegiatan demokrasi berjalan sesuai dengan yang sudah digariskan dan sepakati bersama.” katanya.

Zainudin Amali juga berpesan untuk mengefisienkan pilkada serentak, agar dapat tercapai secara maksimal. oleh karena itu KPU dan Bawaslu untuk terus berkoordinasi, katanya

Menanggapi masukan dari Gubernur Ridho, Zainudin Amali menyatakan sudah mencatat masukan tersebut untuk menjadi bahan Evaluasi di Komisi II.

Baca Juga:  Gubernur Halal Bihalal Dengan Guru SMA-SMK

“Keluhan Pak Gubernur sudah kami catat, dan memang menjadi keluhan di daerah-daerah lain juga, nanti akan kita evaluasi dan disesuaikan dengan desentralisasi tetapi tetap dalam bingkai NKRI.” pungkasnya.

Ditempat yang sama, Ketua Bawaslu Lampung, Fatikhatul Khoiriyah, menjelaskan, permasalahan yang ada di dalam pilkada adalah masalah hukum dan akses data. Seperti di Tulangbawang , Mesuju, Pringsewu, dan Lampung Barat, pada tahun 2016 lalu.

“Kami semua berharap, akses koordinasi dengan Bawaslu pusat bisa dipercepat. Banyak persoalan-persoalan yang mangkrak dan belum selesai hingga saat ini,” kata Khoir, sapaan akrabnya.(ZN)

1,371 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Gubernur Lampung

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    Tinggalkan pesan