Halo Adipati, Jalan Penghubung Tiga Kampung Mirip Kubangan Babi

Meski sudah setahun sepanjang jalan kampung kota dewa menuju kecamatan Bahuga kabupaten Way Kanan mengalami kerusakan namun sampai dengan saat ini belum juga mendapat perhatian serisu dari Pemerintah Kabupaten Way Kanan.

Alhasil, Kerusakan jalan poros penghubung  penghubung 3 kampung yang juga penghubung Kecamatan Buay Bahuga menghambat aktivitas warga pengguna jalan yang terkadang tergelincir oleh karena kerusakan jalan bagai Kubangan Babi.

 

Selamat Raja Lama salah satu pengguna jalan yang juga merupakan warga kampung Mesir Ilir kecamatan Bahuga kabupaten Way Kanan mengatakan bahwa sudah lebih dari setahun jalan tersebut rusak dan hingga kini belum diperbaiki, hingga banyak sekali dampaknya bagi dirinya dan masyarakat.

 

“ya, disini karena jalannya seperti ini banyak kerepotan motornya rusak, beceknya luar biasa hingga sampai celana kotor oleh karena cipratan air kotor” tutur Selamat.

 

Menurutnya sudah sering terjadi kecelakaan tunggal di jalan tersebut akibat tergelincir karena licin dan berlubang.

 

“Kalau korbannya alakadarnya sudah ada, cuman artinya klo sampai yang mati belum ada” ucap Pria Yang bergelar Raja Lama tersebut.

 

Selamat pun memberikan pesan kepada pihak terkait semoga jalan rusak di Bahuga segera diperbaiki.

 

“saya selaku pengguna jalan dan mewakili seluruh masyarakat pengguna jalan menginginkan pemerintah secepatnya memperbaiki jalan kami mengingat kondisi jalan rusak ini telah setahun tak kunjung diperbaiki”.

 

Menurut data yang dihimpun, Bahuga memiliki banyak wakil rakyat yang duduk di kursi DPRD Way Kanan meskipun pernah menjanjikan akan mendorong dalam memperbaiki infrastruktur Bahuga pada saat Musrenbang tingkat Kecamatan 2020 lalu seakan hanya isapan jempol semata.

 

Bahkan hingga berita ini diturunkan beberapa anggota dewan tersebut belum ada yang bisa di konfirmasi seolah tutup mata dengan apa yang dialami oleh masyarakat sekitarnya terutama pengguna jalan tersebut.

 

Sementara itu di waktu yang berbeda Camat Bahuga Aan Verial Kusuma  yang ditemui di sela-sela Sertijab kepala kampung Serdangkuri memberikan penjelasan bahwasanya perbaikan jalan tersebut sebenarnya sudah di usulkan akan tetapi saat ini terkendala oleh covid

“kabupaten sedang mengalami keterbatasan anggaran untuk penganggaran covid karena saat ini, tentunya di APBD pun fokus nya bagaimana caranya untuk menghadapi pandemi covid ini dengan anggaran-anggaran BLT langsung tunai dibagikan kepada masyarakat dan mudah-mudahan walaupun demikian semoga tahun berikutnya kalau anggaran sudah stabil mudah mudahan apa yang kita usulkan terutama jalan di Bahuga ini bisa terealisasi” tutup camat.

 

 

Posting Terkait