Hanya 16 jam, Polisi Tangkap Pelaku Penusukan Sopir Angkot

Kapolres Bandar Lampung Murbani Budi Pitono (tengah). (Foto Rudi)

BANDARLAMPUNG– Pelaku penusukan sopri angkot jurusan Tanjungkarang – Sukarame berhasil di ciduk Tim Kusus Anti Bandit ( Tekap)  308, dalam waktu 16 jam. Pelaku ialah Anggiat T Sipahutar (40). Warga Jalan Tirtayasa.

“Tidak sampai 24 jam, kami telah berhasil mengamankan tersangka di rumahnya di Jalan Tirtayasa, sekitar pukul 04.00 WIB,” kata Kapolresta Bandarlampung Kombes Murbani Budi Pitono, Sabtu (28/10).

Murbani menjelaskan, setelah diringkus tersangka menjalani pemeriksaan awal. Terungkap, bahwa kronologi kejadian penusukan berawal saat tersangka melintas di daerah Sukarame. Saat itu tersangka melihat ada keramaian dan ia mendekat.

Tersangka melihat kalau ada adiknya yang dipukul oleh korban. Setelah itu, tersangka mengajar pelaku sambil membawa sepucuk pisau.

Baca Juga:  Driver Gojek Tak Gunakan Atribut saat Mengantar Penumpang

“Tersangka yang tak terima adiknya di pukuli lalu menusukkan pisau ke bagian perut korban sehingga korban terluka,” terangnya.

Murbani juga menekankan agar semua pihak dapat saling bekerja sama guna menjaga ketentraman Kota Bandarlampung.

“Yang penting adalah situasi yang damai dan aman. Kami tidak bisa mengupayakan sendiri tanpa bantuan masyarakat,” jelasnya.

Terpisah,  Kasat Reskrim Polresta, Kompol Harto Agung Cahyono menyampaikan bahwa pihaknya telah menunggu tersangka semalaman di areal rumah tersangka.

“Kita memang sudah menunggu tersangka di rumahnya. Ternyata dia kebingungan setelah melakukan penusukan itu. Jadi, dia muter-muter dulu sampai akhirnya ia pulang ke rumah saat subuh dan tim kita sudah siap menangkapnya,” jelasnya.

Atas perbuatannya, tersangka dikenai pasal 351 KUHP dengan ancaman hukuman selama lima tahun penjara. Kepolisian juga mengamankan barang bukti berupa seperangkat pakaian pelaku yang dikenakannya saat kejadian penusukan.

Baca Juga:  Go-Jek Serang Pokbal

“Pelaku ditangkap di rumahnya,” kata Kasat Reskrim Polresta, Kompol Harto Agung Cahyono di Mapolresta, Sabtu (28/10).

Dewi, istri sopir yang menjadi korban penusukan,  Anggiat T Sipahutar alias Ucok (40), mengaku kaget saat mendengar kabar tidak sedap yang menimpa suaminya itu.

Menurut Dewi, saat dirinya sedang bekerja berada di kantornya, tiba-tiba salah seorang rekan suaminya menelpon dan mengabarkan kalau suaminya mengalami luka tusuk di bagian perut.

“Waktu itu saya lagi di kantor, tiba tiba dikabarkan itu,” kata Dewi di Rumah sakit Imanuel, Jumat (27/10).

Ibu dari satu anak ini terlihat sedih saat mendampingi suaminya di ruang nomor 102 kelas III lantai satu Rumah Sakit Imanuel, Jalan Soekarno-Hatta, Sukarame, Bandarlampung.

Sementara korban penusukan, belum dapat diwawancarai karena baru selesai menjalani operasi penjahitan perut.

Ketua Perhimpunan Pemilik dan Pengemudi Angkutan Kota Bandar Lampung (P3ABL) Daud Rusdi mengatakan dirinya yang membawa korban ke RS Imanuel.

“Saya membawa korban ini dengan menggunakan sepeda motor dibantu satu orang lagi. Jadi kita bonceng tiga,” jelasnya.

Saat itu, lanjut Daud, korban sudah bersimbah darah dan langsung masuk ke ruang UGD (Unit Gawat Darurat).

“Diketahui, bahwa Korban sudah menjalani profesinya sebagai sopir angkot lebih dari 20 tahun” tutup Daut ( RD) 

Gojek Lampung Gojek Vs Opang

Posting Terkait