Harap-harap Cemas, Kejati Mulai Periksa Kepala Puskesmas

Fajarsumatera.co.id-Kejaksaan Tinggi [Kejati] Lampung melakukan pemeriksaan kepada beberapa orang berstatus saksi terperiksa di dalam penanganan kasus sangkaan gratifikasi yang terjadi pada Inspektorat Lampung Selatan [Lamsel].

Pada Kamis, 21 Januari 2021, jaksa sebagai penyidik pada bidang Pidana Khusus [Pidsus] memeriksa 4 orang saksi, dan semuanya dipastikan hadir menghadap penyidik.

Para saksi yang diperiksa itu adalah ASN dan memiliki jabatan sebagai kepala Puskesmas di Pemda Lamsel.

Informasi atas penanganan kasus yang kini berada pada tahap penyidikan tersebut diutarakan Kepala Seksi Penerangan Hukum [Kasi Penkum] pada Kejati Lampung Andrie W Setiawan pada Kamis sore.

“Perkembangan untuk penyidikan gratifikasi Inspektorat Lamsel, ada 4 orang saksi yang hadir. Berstatus ASN dan merupakan kepala Puskesmas di Kabupaten Lamsel,” ujar Andrie.

Kendati sudah pada tahap penyidikan, jaksa sebagai penyidik hingga detik ini belum menetapkan sosok tersangka.

Di awal-awal, kasus ini diduga memiliki irisan dengan anggaran dana desa dan bersinggungan dengan para kepala desa. Namun kemudian, penanganan kasus ini berlanjut dengan melakukan pemeriksaan kepada kepala Puskesmas.

Menyikapi hal ini, Andrie W Setiawan mengatakan, penanganan yang dilakukan jaksa sebagai penyidik dalam setiap kerja-kerjanya adalah, untuk menelusuri semua dugaan atau indikasi.

“Kami mohon agar kita beri kesempatan bagi penyidik untuk bekerja. Kita sama-sama menunggu saja hasil akhirnya. Semua dugaan atau indikasi saat ini sedang ditelusuri dan ditindaklanjuti. Ini lah mengapa penyidikan tidak bisa terlalu detail. Karena ini masih dalam rangka membuat terang suatu peristiwa pidana,” tegasnya kepada reporter Suluh.co.

Reporter: Ricardo Hutabarat

kasus sangkaan gratifikasi yang terjadi pada Inspektorat Lampung Selatan

Posting Terkait