Harga Kedelai Naik, Pedagang Kurangi Ukuran Tempe

Ilustrasi. (Ist)

Jakarta – Pedagang menyiasati kenaikkan harga kedelai agar tak menaikkan harga jual tempe. Imam, pedagang tahu dan tempe di Pasar Gondangdia, Jakarta Pusat menjelaskan caranya dengan memotong tempe 1 cm.

Jadi, tempe yang biasanya dijual sepanjang 25 cm, berkurang jadi 24 cm.

“Kan tempe satu kotaknya sekarang Rp 5.000 nggak mungkin dinaikkan (harganya), jadi saya potong 1 cm, karena kedelainya sekarang mahal. Nggak spesifik, cuma kalau satu kotak misalnya dibuat 1 kilo kedelai, kedelainya dikurangi 1 ons,” kata dia, seperti yang dilansir dari detikFinance, Selasa (15/5/2018).

Baca Juga:  Ini Manfaat Tak Terduga dari Tempe

Menurut Imam untuk mengolah 160 potong tempe dibutuhkan sekitar 1 kuintal kedelai. Kedelai yang biasa ia beli dibawah Rp 700.000/kuintal sekarang naik menjadi Rp 780.000/kuintal.

“Iya kedelai impornya sekarang mahal,” ujar dia.

Sedangkan harga tahu naik dari Rp 3.000 menjadi Rp 4.000. Imam mengatakan harga tahu naik karena dari harga dari agen di Pasar Kwitang tinggi.

Baca Juga:  Lampung Target Swasembada Kedelai

“Tahu ngambilnya di Pasar Kwitang,” kata dia.

“Dulu dari sanannya Rp 2.500, sekarang di agennya udah naik jadi Rp 3.000. Jadi kita jualnya Rp 4.000,” kata dia. (net/hp)

4,601 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Kedelai Tempe

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    Tinggalkan pesan