Harga Singkong Anjlok,Petani Minta Bupati-Gubernur Turun Tangan

MENGGALA,Para Petani Singkong dikabupaten Tulangbawang Menjerit akibat Anjoknya harga singkong dari kisaran harga Rp 1200,menjadi Rp 790 rupiah perkilo.

Para petani meminta agar pihak Pemprov Lampung dan Pemkab Tulangbawang,DPRD Tulangbawang dan DPRD Provinsi Lampung,dapat segera mencari solusi untukmemulihkan kembalii harga singkong.

Sabri warga Menggala yang keseharianya bertani Singkong mengaku gusar,lantaran hingga saat ini belum terlihat tanggapan atau upaya pemkab tulangbawang menstabilkan harga singkong.

Bahkan menurut Sabri,Pemerintah dan Wakil Rakyat,terkesan tidak berani untuk menyikapi persoalan anjloknya harga singkong lantaran berhadapan dengan pihak perusahaan skala besar.

“Belum ada langkah yang ditunjukan Pemkab,padahal ini kegelisahan kami para petani,sekarang harga singkong anjlok hanya Rp.7900,rupiah perkilo,potong ongkos angkut,bongkar muat,bersih kami terima Rp.400-500,rupiah,jika dikalkulasikan jangankan mendapat untung yang ada modal kami hilang,”paparnya.

Menurut Sabri,hingga saat ini banyak petani yang masih bertahan dengan tidak melakukan panen,tetapi sebagaian petani lainya tidak punya pilihan karena umur singkong sudah melebihi bulan panen.

“Biasanya dalam satu tahun kami bisa dua kali panen,sekarang lihat saja umur singkong hampir setahun,belum dipanen,ya itu harga tidak sesuai rugi,sementara itu harapan kami untuk menutupi berbagai keperluan,rumah tangga maupun biaya sekolah anak-anak,”keluhnya.

Mengingat Lampung Berjaya,salah satunya peningkatan kesejahtraan Petani merupakan Program yang dicanangkan oleh Gubernur Lampung.

Untuk dirinya mewakili para Petani Singkong berharap Gubernur Lampung Arinal Djunaidi,dan Pemerintah Daerah dapat secepatya mengambil langkah konkrit agar harga singkong kembali stabil.

“Pemerintahan harus tangap,kami hanya petani yang mengantungkan keberlangsungan hidup dari hasil bertani,jika persoalan ini dibiarkan berlarut-larut maka dipastikan akan berdampak miskinya petani singkong dikabupaten tulangbawang,”tandasnya. (Murni.Ac)

Posting Terkait