Herman HN Cekcok dengan Warga

Sejumlah warga memprotes dan menolak pembangunan gedung yang akan diperuntukkan sebagai rumah ibadah umat islam, pasalnya lahan yang akan dibangun memakan lebih dari separuh lapangan sepak bola yang biasa dipergunakan oleh warga perumahan korpri.

BANDARLAMPUNG – Peletakan Batu pertama dalam pembangunan gedung masjid Baiturrohim yang dilakukan oleh Wali kota Bandarlampung, Herman HN ditolak oleh warga sekitar.

Sejumlah warga memprotes dan menolak pembangunan gedung yang akan diperuntukkan sebagai rumah ibadah umat islam, pasalnya lahan yang akan dibangun memakan lebih dari separuh lapangan sepak bola yang biasa dipergunakan oleh warga perumahan korpri.

Baca Juga:  Herman HN Mencoblos Bersama Keluarga

“Pak Herman, bukan kami tidak mendukung pembangunan masjid, tapi kalau lapangan ini semua akan di gusur, bagaimana nasib anak-anak kami, mereka tidak bisa lagi bermain bola disini,” tegasnya ketika menemui Herman HN.

Lanjutnya, warga menginginkan agar gedung masjid yang akan dibangun tidak memakan banyak lahan lapangan sepak bola. “Kalau semua lahan digusur, kita mau main bola dimana pak. Sudah banyak pemain sepak bola yang sukses berasal dari lapangan ini,” katanya.

Baca Juga:  Kebijakan Ngawur Herman HN Dikecam Berbagai Pihak

Menurut mereka, lapangan sepak bola tersebut adalah sebagai wadah dari kegiatan olah raga masyarakat, agar tidak terjerumus ke perilaku negatif.

“Lapangan ini untuk menyalurkan bakat kami, daripada kami menual narkoba. Menjual narkoba ditembak, kami punya kegiatan yang positif digusur, kami jadi serba salah pak,” tukasnya.

Menanggapi hal tersebut, Walikota Bandarlampung, Herman HN, menjelaskan, pembangunan masjid Baiturrohim tidak akan menggusur semua lahan lapangan sepak bola.
“Itu kan masih ada, jadi tidak semua lapangan akan digusur, kalian masih bisa main kok,” tukas Herman kepada sejumlah warga.

Baca Juga:  Herman HN Buat Warga Bandar Lampung Kurang Bahagia

Menurut Herman, pembangunan masjid ini untuk kebaikan semua, jadi bukan untuk merugikan masyarakat. “Saya juga orang sini, orang korpri, jadi saya tau semau daerah sini, jadi jangan coba-coba lah, semua ini untuk kepentingan masyarakat,” tandasnya. (zn)

Herman HN

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    Tinggalkan pesan