Hiswana Migas Antisipasi Kelangkaan Elpiji

BANDARLAMPUNG— Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) Lampung menyatakan, permintaan gas elpiji 3 Kg saat Ramadan dan Idulfitri selalu mengalami peningkatan drastis dibandingkan hari biasa. Meningkatnya kebutuhan masyarakat memakai elpiji untuk keperluan memasak menjadi faktor utama.

“Memang permintaannya tinggi. Kalau biasanya pakai satu tabung jadi tiga tabung,” kata Wakil Ketua Hiswana Migas Lampung, Subhan Efendi usai Rapat Koordinasi High Level Meeting TPID se-Provinsi Lampung di Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Lampung, Selasa (17/4).

Untuk itu pihaknya akan melakukan langkah antisipasi agar pasokan elpiji pada Ramadan dan Idulfitri tahun ini bisa tercukupi. Pasokan yang cukup dinilai menjadi faktor penting untuk menjaga agar tak terjadi gejolak kenaikan harga.

Baca Juga:  Enam Industri Terciduk Pakai Gas 3 Kilogram

Subhan menjelaskan, pihaknya bersama Pertamina akan rutin menggelar operasi pasar untuk menekan harga pada Ramadan dan Idulfitri. Pihaknya juga akan mengupayakan agar ada peraturan untuk pengawasan di tingkat pangkalan ke bawah.

“Mungkin bisa peraturan gubernur (Pergub) agar bisa lebih dalam pengawasan. Pergub itu untuk mengawasi dari tingkat pangkalan ke bawah. Karena selama ini yang belum ada aturannya adalah dari pangkalan kepada konsumen,” jelasnya.

Baca Juga:  Enam Industri Terciduk Pakai Gas 3 Kilogram

Sebelumnya, Sales Executive LPG III Widhi Tri Adhi Hidayat menuturkan, dua bulan jelang bulan Ramadan tahun ini, Pertamina Lampung mulai menyiapkan stok gas elpiji 3 Kg agar tidak terjadi kelangkaan.

“Dari tahun ketahun kami selalu mempersiapkan event khusus menghadapi hari-hari besar seperti bulan Ramadan, hari raya Idulfitri, tahun baru dan Natal,” ujarnya.

Pertamina akan menambah suplai sekitar 20 persen, sebelum jatuhnya bulan puasa, sehingga masyarakat tidak ada kesulitan untuk mencari gas subsidi tersebut. Untuk konsumsi gas 3 kg di masyarakat Lampung rata-rata 176.600 tabung perhari untuk 15 kabupaten kota.

Baca Juga:  Enam Industri Terciduk Pakai Gas 3 Kilogram

“Kami terus mengingatkan kepada masyarakat bahwa gas 3 kg hanya untuk warga miskin, jangan lagi ada yang orang mampu, maupun sektor usaha yang masih menggunakan gas bersubsidi tersebut, karena itu akan mengurangi jatah warga yang kurang mampu,” tuturnya.(*)

263 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Hiswana Migas Lampung] Konsumsi Elpiji Ramadan dan Lebaran 2018

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    Tinggalkan pesan