Hujan Jadi Kendala Petani Padi Pesawaran

 

Avrel | Fajar Sumatera

PESAWARAN – Musim hujan diawal tahun ini nampaknya membuat seluruh petani harus sabar menunggu waktu untuk menanam padi kembali.

Mengingat kondisi tanah yang belum stabil hingga kelebihan air membuat permukaannya belum layak untuk ditanami padi.

Hujan yang mengguyur di sekitar wilayah Lampung, mengakibatkan beberapa petani harus menunggu waktu untuk bercocok tanam.

Akibat kelebihan air pada permukaan tanah, sehingga padi belum bisa ditanam.

Hal ini dialami oleh Haden (55) salah satu petani padi di RT 02, Dusun Dam C, Desa Wiyono, Kabupaten Pesawaran.

Terlihat lahan sawah sebanyak 12 rantai miliknya sedang dibenahi menggunakan mesin bajak untuk perapihan permukaan tanah miliknya pada siang hari tadi.

Selain itu, dia juga membersihkan sejumlah parit agar air berkurang dan mengalir secara lancar.

“Ya harus sabar menunggu tiba waktunya permukaan tanah bisa ditanami padi. Kira-kira memasuki pertengahan bulan Februari mendatang. Kan gak bisa memaksakan kondisi tanah yang kelebihan air akibat hujan,” ungkap Haden, petani padi di Desa Wiyono, Sabtu (18/1).(AVR/LIA)

 

Posting Terkait