Humas Pemkab Pesibar Akui Kesalahan Informasi Jumlah Hewan Kurban

Foto: Agus

KRUI – Terkait pemberitaan pengadaan sapi untuk kurban Idul Adha 1440 H tahun 2019 yang memakan anggaran APBD Kabupaten Pesisir Barat sebesar Rp400 Juta yang diduga di korupsi,  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesisir Barat (Pesibar) mengklarifikasi bahwa anggaran APBD  tahun 2019 pengadaan sapi kurban berjumlah 11 ekor dan sapi sumbangan OPD berjumlah 44 ekor.

Kepala Sub Bagian (Kasubag) Peliputan Pemberitaan dan Kerjasama Pers Bagian Humas Sekretariat Daerah Kabupaten Pesisir Barat, Rohani akui kesalahan dalam memberikan Informasi kepada jurnalis mengenai pengadaan jumlah hewan kurban yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat.

Hal tersebut diakuinya, karna kurang komunikasi dengan leading sektor terkait atau bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) .

” Setelah dikonfirmasi kembali oleh kami pada Minggu 11 agustus 2019 dengan Kepala Bagian (Kabag) kesra Bapak Herman, sebagai leading sektor bahwa hewan kurban Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat berjumlah 35 ekor dengan rincian 20 ekor sapi dianggarkan oleh APBD Tahun 2019 Kabupaten Pesisir Barat dan 15 ekor sapi berasal dari sumbangan kurban ASN Kabupaten Pesisir Barat, ” ujar Rohani, Selasa (13/8).

Rohani juga menjelaskan lokasi pemotongan hewan kurban tersebut, dilaksanakan dibeberapa titik diantaranya di depan halaman kantor Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat, sebanyak 14 ekor (13 ekor sapi dan 1 ekor kerbau), Pekon Gunung Kemala Kecamatan Way Krui 2 ekor sapi, Pekon Rawas Kecamatan Pesisir Tengah 2 ekor sapi, Pekon Penengah Kecamatan Karya Penggawa 1 ekor sapi, Pekon Sumber Agung Kecamatan Ngambur 1 ekor sapi.

Pekon Rata Agung Kecamatan Lemong 1 ekor sapi, Pekon Ulok Mukti Kecamatan Ngambur 1ekor sapi, Pekon Way Haru Kecamatan Bangkunat 1 ekor sapi serta tempat terkena musibah longsor Pekon Tanjung Sakti Kecamatan Lemong 1 ekor sapi,  dan Sisa 11 ekor sapi nya di serahkan di kecamatan masing-masing.  (AGUS)

Posting Terkait