Ibu Kota Pindah Butuh Dana Rp 1 Triliun

Bappenas

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Bambang Brodjonegoro.

BANDAR LAMPUNG – BADAN Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) sudah menyerahkan hasil kajian awal pemindahan ibu kota yang mereka lakukan ke Presiden Joko Widodo, Rabu (3/1/2017).

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro mengatakan, kajian berisi tentang kebutuhan yang diperlukan untuk memindahkan ibu kota.

Baca Juga:  Bappenas: Tingkat Kemiskinan di Tahun 2017 Adalah Yang Terendah Sepanjang Sejarah RI

Hasil kajian Bappenas menunjukkan, kebutuhan yang diperlukan untuk memindahkan ibu kota melebihi Rp 1 triliun.

Kebutuhan anggaran tersebut tidak akan dipikul APBN sendiri. Pemerintah akan juga melibatkan swasta.

“Kami dalam diskusi penyiapan kajian, kami juga sudah berinteraksi dengan pengusaha untuk melihat sejauh mana minat mereka jika dilibatkan kerja sama pemerintah swasta dalam pemindahan ibu kota,” katanya di Kantor Bappenas, Kamis (4/1/2018).

Baca Juga:  Bappenas: Target Kemiskinan di Bawah 10 Persen

Selain anggaran, kajian awal yang berisi opsi kota yang akan dijadikan ibu kota pengganti Jakarta. Bambang enggan menyebut nama kota yang diusulkan kepada Presiden Joko Widodo.

Tapi dia membuka kriteria kota yang diusulkan ke presiden. Kriteria pertama, kecil risiko bencana. Kriteria kedua, berkaitan dengan infrastruktur.

Bappenas mengajukan usul agar kota yang dipilih nantinya dekat dengan infrastruktur yang memadai.

Baca Juga:  Bappenas: Tingkat Kemiskinan di Tahun 2017 Adalah Yang Terendah Sepanjang Sejarah RI

“Meskipun nantinya pemerintah akan membangun kota baru untuk ibukota, ketika dekat dengan infrastruktur, itu akan lebih efisien,” katanya.

Bambang mengatakan, Presiden Jokowi belum memberikan komentar dan arahan lebih lanjut atas hasil kajian awal pemindahan ibu kota tersebut. (KTN)

Bappenas Ibu Kota Pindah

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    Tinggalkan pesan