Ijazah S2 Eva Dwiana Bodong?

Bandar Lampung -Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti) terus melacak Perguruan Tinggi Swasta (PTS) yang beroperasi tanpa izin, menerbitkan ijazah palsu, dan jual-beli ijazah, sementara sudah Sembilan PTS di bentuk karena terbukti melakukan pelanggaran tersebut diantaranya

Seperti dilansir dari okezone.com berjudul Kemenristekdikti bekukan sembilan PTS ‘nakal’, kesembilan PTS ini terdiri dari empat PTS di Jawa Timur (yaitu IKIP PGRI Jember, Universitas Ronggolawe Tuban, IKIP Budi Utomo Malang, Universitas Nusantara PGRI Kediri). Tiga PTS di Jakarta (Berkley University, Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Yayasan Pembina Penyelenggara Administrasi Negara/Niaga atau STIA Yappann, dan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Dwipa Wacana). Lalu masing-masing satu PTS di Bekasi (STIE Adhi Niaga) dan di Medan (University of Sumatera).

Baca Juga:  Bandarlampung Kembali Raih MURI

Dari kesembilan nama ini lah Bakal Calon Walikota Bandar Lampung, Eva Dwiana , menjadi salah satu lulusan universitas yang telah disebutkan Yakni Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Yayasan Pembina Penyelenggara Administrasi Negara/Niaga atau STIA Yappann.

Di dalam Surat Model BB.2 KWK tersebut Tertulis Daftar Riwayat Hidup Calon Walikota Bandar Lampung dalam Pemilihan Umum tahun 2020 ,Hj Eva Dwiana, S.E., M.Si. Lulusan Strata 1 (S1) di Universitas Wiraswasta Indonesia, pada tahun masuk 2000 dan tahun keluar 2004, Strata 2 (S2) di STIA Yappann pada tahun masuk 2010 dan Tahun Keluar 2012.

Baca Juga:  Komang Koheri Bakal Dampingi Eva Dwiana

Jika diamati tidak ada permasalahan di S1 nya namun jika merujuk ke S2 Eva Dwiana lulusan PTS yang saat ini terbukti melakukan pelanggaran yakni beroperasi tanpa izin, menerbitkan ijazah palsu, dan jual-beli ijazah. (Yunus)

Eva Dwiana

Posting Terkait