IKM Online Terus Meningkat

Ilustrasi. (Ist)

JAKARTA—Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menyatakan, selama tiga tahun Pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla pertumbuhan bisnis online pada sektor Industri Kecil Menengah (IKM) terus menunjukkan tren peningkatan. Tercatat, ada 1.165 IKM online yang lahir pada masa pemerintahan keduanya.

Hingga tahun 2017, ditargetkan jumlah IKM mencapai 182.000 unit dengan menyerap tenaga kerja sebanyak 400.000 orang. Kemudian pertumbuhan wirausaha baru ditargetkan sebanyak 5.000 unit dan pengembangan sentra IKM sebanyak 1.200 di seluruh Indonesia.

Baca Juga:  Dinas Perindustrian Bandar Lampung Bina IKM

IKM pun terus didorong untuk mampu meningkatkan nilai tambah di dalam negeri, dimana pergerakannya cukup signifikan setiap tahun. Terlihat dari capaian pada 2016 sebesar Rp520 triliun atau meningkat 18,3% dibandingkan pada 2015.

“Apabila dibandingkan dengan nilai tambah IKM pada tahun 2014 sekitar Rp373 triliun, naik 17,6% pada tahun 2015 menjadi Rp439 triliun,” tandasnya.

Baca Juga:  Kemenperin Dorong Pelaku IKM Pasarkan Produk lewat e-Commerce

Menurutnya, pengembangan IKM kepada teknologi online diimplementasikan dalam pelaksanaan program e-Smart IKM di Indonesia yang digawangi oleh Kementerian Perindustrian.

“E-Smart IKM merupakan sistem basis data IKM nasional yang tersaji dalam bentuk profil industri, sentra, dan produk yang diintegrasikan dengan market place yang telah ada,” ujarnya, Senin (23/10).

Smart IKM meningkatkan akses pasar IKM melalui internet marketing. Selain itu, smart IKM juga mampu meningkatkan akses bahan baku, teknologi, dan modal serta memberikan panduan bagi pengambil kebijakan di dalam fungsi program pembinaan IKM yang lebih terintegrasi dan tepat sasaran.

Baca Juga:  Dinas Perindustrian Bandar Lampung Bina IKM

Dengan adanya program ini, Airlangga memprediksi jumlah IKM online akan terus meningkat pada tahun 2019 hingga mencapai 9.510 unit usaha. (*)

 

IKM

Posting Terkait