Aplikasi Pembukuan Permudah UKM

Ilustrasi. (Ist)

BANDARLAMPUNG— Badan Ekonomi Kratif (Bekraf) menyambangi ratusan Pelaku UKM di Lampung, dalam rangka memberikan sosialisasi tentang penggunaan Aplikasi Pembukuan Laporan Keuangan yang tersedia di Google Play Store. Kegiatan diadakan di Hotel Aston, Kamis (12/10).

“Tahun lalu Bekraf memberikan pelatihan manajemen keuangan UKM Kreatif Lampung. Tahun ini, kami hadir lagi untuk meningkatkan kapasitas pelaku UKM Kreatif dengan asistensi laporan keuangan dan latihan penggunaan aplikasi akuntansi UKM,” ucap Direktur Akses Perbankan Bekraf, Restog K. Kusuma.

Bekraf memiliki program melatih pelaku UKM kreatif Lampung tentang pencatatan keuangan dan membuat laporan dengan aplikasi akuntansi yang baik. Sehingga, pelaku UKM Kreatif mempunyai history record yang baik untuk pengajuan pembiayaan ke perbankan.

Kadis Koperasi dan UKM Provinsi Lampung, Satria Alam mengatakan, adanya pembukuan laporan keuangan berbasis android ini sangat membantu pelaku usaha dalam membuat catatan tentang usahanya.

“Adanya aplikasi ini, pelaku UMKM tak perlu repot lagi membuat tabel pengeluaran dan pemasukan usahanya, baik untuk produk dan keuangan bisa dicatat dan disimpan dalam gadgetnya,” ujarnya.

Bekraft menghadirkan pemateri dari praktisi keuangan, Hari Soul Putra, yang mengedukasi perencanaan keuangan bagi pelaku UKM kreatif.

Menurut Hari, kelemahan pelaku UKM kreatif antara lain fokus pada omzet dan penjualan, tapi tidak membuat pembukuan keuangan, serta mencampur keuangan usaha dengan keuangan pribadi.

Hari menambahkan, sudut pandang perbankan tentang bisnis yang layak diberi pembiayaan serta resiko yang harus perbankan ambil saat memberikan pembiayaan tersebut. Maka, history record keuangan adalah salah satu point penting untuk mengakses pembiayaan perbankan.

“Pencatatan keuangan pelaku UKM Kreatif dipermudah dengan penggunaan Aplikasi Keuangan Akuntansi UKM,” ujarnya.

Selanjutnya trainer aplikasi keuangan, Khusnaini, juga melatih langsung 100 pelaku UKM kreatif yang hadir di acara tersebut dalam membuat laporan keuangan dengan aplikasi akuntansi.

“Pelaku UKM Kreatif ini terbantu membuat pembukuan keuangan dengan aplikasi yang bisa didownload secara gratis dan tanpa syarat. Mereka bisa mencatat keuangan usaha dimana saja secara online maupun offline, selama aplikasi ini sudah ada di smartphone mereka,” tambahnya.

Kemudian, Perwakilan Bank Rakyat Indonesia (BRI) bidang UMKM, Nasrul, juga hadir untuk sharing permodalan dan pembiayaan perbankan.

“Kami berharap, pelaku UKM kreatif bisa mengetahui dan melakukan pencatatan keuangan yang baik, memahami pembiayaan perbankan konvensional, dan termotivasi mengembangkan usahanya,” tutupnya.

Perlu diketahui, Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) adalah lembaga pemerintah nonkernenterian yang bertanggung jawab di bidang ekonomi kreatif Saat ini, Kepala Bekraf dijabat oleh Triawan Munaf.

Bekraf mempunyai tugas membantu Presiden RI dalam merumuskan, menetapkan, mengoordinasikan, dan sinkronisasi kebijakan ekonomi kreatif di bidang aplikasi dan game developer, arsitektur, desain interior, desain komunikasi visual, desain produk, fashion, film animasi dan video, fotografi, kriya, kuliner, musik, penerbitan, periklanan, seni pertunjukan, seni rupa, dan televisi dan radio.(IH)

3,314 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Related posts

Leave a Comment