PLN Siap Realisasikan Lampung Terang

BANDARLAMPUNG — Untuk merealisasikan cita-cita Menuju Lampung Terang 2019, PLN Distribusi Lampung telah mempersiapkan kebutuhan listrik masyarakat Provinsi Lampung sesuai dengan Road Map yang telah direncanakan.
Hal itu diungkapkan oleh General Manager PLN Distribusi Lampung, Julita Indah, Saat ikut dalam acara media gahtering yang diadakan oleh salah Perusahaan milik BUMN tersebut, di Kantornya, Jalan Zainal Abidin PA No. 05 Bandarlampung, Kamis (12/10).
Julita menambahkan, tujuan diadakannya kegiatan yang mengundang awak media ialah PLN distribusi Lampung ingin menginformasikan pertumbuhan kelistrikan kepada masyarakat Provinsi Lampung untuk dapat menumbuhkan kepercayaan serta dukungan dari masyarakat terhadap PLN melalui penyelenggaraan Media Gathering tanggal 12-13 oktober 2017 dengan tema “surplus sistem Kelistrikan PLN Distribusi Lampung untuk Mendukung Lampung Terang”.
Dewasa ini, kebutuhan listrik Provinsi Lampung terus bertambah, hal ini terlihat dari trend pertumbuhan penjualan tenaga listrik yang meningkat hingga mencapai 5,45% dibandingkan dengan periode yang samadi tahun 2016.
Dengan mengundang awak media, PLN Distribusi Lampung memperkenalkan proses bisnis PLN secara keseluruhan dari proses hulu hingga ke hilir, yakni unit Pembangkit, unit Transmisi, dan unit Distribusi.
Media Gathering tahun ini berlokasi di unit-unit PLN yang terletak di bagian barat Provinsi Lampung, yakni ulu Belu, Krui, dan Liwa, Dengan kata lain, PLN ingin memperlihatkan kepada masyarakat adanya peningkatan kondisi kelistrikan yang signifikan khususnya di bagian barat Provinsi Lampung.
Dengan masuknya PLTP ulu Belu unit 3 dan 4 dengan kapasitas masing-masing 55 MW ke dalam sistem kelistrikan Lampung serta PLTMG MPP New Tarahan sebesar 4 x 25 MW, maka daya mampu Kondisi kelistrikan di Provinsi Lampung pembangkit yang berada di Provinsi Lampung bertambah.
Saat ini PLN mengalami surplus daya dengan total daya mampu pembangkit di Provinsi Lampung saat ini selatan sebesar 350 MW, dan beban telah mencapai 1061 MW, sistem interkoneksi sumatera bagi puncak sebesar 94 MW, sehingga Lampung memiliki cadangan daya mampu pasok sebesar 113 MW atau 10,65%.
Selain itu PLN Distribusi Lampung pun telah memiliki Area Pengatur Distribusi (APD) yang didukung oleh sistem scada (Superisory Control and Data Acquisition). Dengan teknologi terkini, APD mampu mengoperasikan jaringan distribusi 20kV secara handal dan terpusat.
Sebagai keseriusan PLN dalam membangun infrastruktur ketenagalistrikan Provinsi Lampung, PLN telah mengoperasikan Gardu Induk Mini

yang berlokasi di Kabupaten Tulang Bawang Barat dan telah mengoperasikan Gardu Induk Liwa di Kabupaten Lampung Barat yang turut dikunjungi pada kegiatan media gathering 2017 ini.

Kedua Gardu Induk tersebut berfungsi untuk memperkuat system kelistrikan di Provinsi Lampung khususnya di bagian barat dan timur Provinsi Lampung. (IH).

 

3,111 kali dilihat, 3 kali dilihat hari ini

Related posts

Leave a Comment