Indonesia Perlu Gerakan Nasional Baca Buku

Indonesia Perlu Gerakan Nasional Baca Buku

HIMPAUDI bekerja sama dengan LPPM Universitas Lampung menyelenggarakan seminar nasional ‘Anak Indonesia Suka Baca Buku’ di Gedung Graha Bintang Universitas Malahayati, Kota Bandar Lampung. Foto: Ist

BANDAR LAMPUNG – RENDAHNYA minat baca menempatkan Indonesia pada posisi yang menghawatirkan, sehingga diperlukan gerakan nasional untuk mengatasi permasalahan rendahnya minat baca di Indonesia.

Oleh karena itu, Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI) bekerja sama dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Lampung menyelenggarakan seminar nasional dengan tema “Anak Indonesia Suka Baca Buku”.

Kegiatan diselenggarakan di Gedung Graha Bintang Universitas Malahayati, bertempat di Jalan Pramuka, Bandarlampung.

Peserta yang berpartisipasi dalam seminar ini berjumlah kurang lebih 1000-an peserta, yang berasal dari anggota HIMPAUDI, guru-guru PAUD dan TK, serta peserta umum (dosen dan Mahasiswa).

Dr. Nina Yudha Aryanti, selaku ketua panitia mengatakan, seminar nasional ini dilaksanakan dengan beberapa tujuan.

Antara lain membekali pengetahuan dan pengalaman guru-guru PAUD dan perwakilan orang tua anak PAUD untuk memahami bahwa aktivitas membaca penting bagi perkembangan intelektual dan karakter anak usia dini.

Mampu memberikan dukungan dan motivasi bagi guru-guru PAUD dan perwakilan orang tua anak PAUD, serta memperkuat jaringan kerja sama antara pihat terkait untuk meningkatkan kesadaran membaca.

Seminar ini dibuka oleh Rektor Unila Prof. Hasriadi Mat Akin yang diwakili oleh Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerjasama dan TIK Prof. Mahatma Kufepaksi, dengan menghadirkan tiga narasumber, yaitu Ketua PP HIMPAUDI Prof. Netti Herawati, dilanjutkan dengan Nila Kusumaningtyas, selaku Praktisi PAUD, serta Dr. Muhammad Fuad, selaku Dekan FKIP Unila.

Pada kegiatan ini juga dilakukan pengukuhan agen penggerak nasional baca buku. Mereka merupakan perwakilan guru PAUD dan TK dari 15 kabupaten dan kota se-Provinsi Lampung, serta peserta umum yang berasal dari dosen dan mahasiswa.

Beberapa tim sponsor turut mendukung berlangsungnya acara, seperti dari prodi Diploma III Perpustakaan FISIP Universitas Lampung, prodi Pendidikan PAUD FKIP Universitas Lampung, Pascola, Khadijah, Great, PT. Erlangga, hingga harian Radar Lampung dan TV Komvis Unila sebagai media partner.

Dari kegiatan ini diharapkan akan terbentuk jaringan kelompok baca yang ada di masyarakat melalui inisiasi Universitas Lampung yang dalam hal ini dimotori oleh Puslitbang Sosbud LPPM didukung oleh dosen dan mahasiswa. Selain itu peran guru-guru PAUD, guru-guru TK, guru-guru TK, juga memiliki posisi yang penting dalam meningkatkan minat baca.

Prof Mahatma Kufepaksi,menambahkan, zaman modern telah mengubah cara pola pengasuhan anak, dengan segala macam gadget yang ada, justru memperlebar jarak antara orang tua dan anak.

Maka dengan adanya kegiatan ini, diharapkan menjadi salah satu sarana menyadarkan kembali orang tua, bahwa anak adalah tanggungjawab yang harus diasuh. Tema yang diusung pada kegiatan ini juga sangat baik, karena berkaitan dengan minat baca anak.

“Minat baca anak Indonesia rendah. Ini merupakan budaya. Terkadang anak lebih suka diberi tahu dari pada membaca. Padahal dengan membaca, justru kita tahu dan dapat memperoleh banyak informasi tentang apa yang terjadi,” pungkasnya. (RD)

Gerakan Nasional Baca Buku

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    Tinggalkan pesan