Indra Krisna Bincang Santai Jamo Bang Den

Kepala OJK Lampung, Indra Krisna ( kiri), Foto Bersama Pimpinan Umum Fajar Grup, usai bincang-bincang di dalam program “Ngupei Jamo Bang Den”, Selasa (9/10).

BANDAR LAMPUNG – Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wilayah Lampung, Indra Krisna, berbincang hangat bersama Pimpinan Fajarsumatera grup, Deni Kurniawan, dalam program “Ngupi Pay Jamo Bang Den”, Selasa (9/10).

Dalam kesempatan tersebut, Kepala OJK Lampung, Indra Krisna mengupas habis informasi tentang peran dan fungsi OJK.

Indra Krisna menjelaskan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) adalah lembaga Negara yang dibentuk berdasarkan Undang-undang Nomor 21 Tahun 2011 yang berfungsi menyelenggarakan sistem pengaturan dan pengawasan yang terintegrasi terhadap keseluruhan kegiatan di dalam sektor jasa keuangan baik di sektor perbankan, pasar modal, dan sektor jasa keuangan non-bank seperti Asuransi, Dana Pensiun, Lembaga Pembiayaan, dan Lembaga Jasa Keuangan lainnya.

Secara lebih lengkap, OJK adalah lembaga independen dan bebas dari campur tangan pihak lain yang mempunyai fungsi, tugas, dan wewenang pengaturan, pengawasan, pemeriksaan dan penyidikan sebagaimana dimaksud dalam Undang-undang Nomor 21 tersebut.

Tugas pengawasan industri keuangan non-bank dan pasar modal secara resmi beralih dari Kementerian Keuangan dan Bapepam-LK ke OJK pada 31 Desember 2012. Sedangkan pengawasan di sektor perbankan beralih ke OJK pada 31 Desember 2013 dan Lembaga Keuangan Mikro pada 2015.

Terkait maraknya penipuan berkedok investasi yang saat ini masih marak, dengan iming-iming penawaran keuntungan yang menggiurkan, Indra mengimbau kepada masyarakat agar tidak langsung menerima tawaran tersebut.

Untuk mengatasi atau memberantas investasi ilegal atau biasa disebut investasi bodong, OJK memiliki tim satuan kerja, bernama Satgas waspada investasi, yang merupakan tim gabungan dari pihak terkait seperti, Kepolisian, dan Kejaksaan.

Bagi masyarakat yang mengetahui di wilayahnya terdapat perusahaan investasi mencurigakan, atau ada keluarganya yang menjadi korban investasi bodong, disarankan untuk segera bertanya OJK Lampung, yang berkantor di jalan way sekampung no.9 Pahoman, Bandarlampung, atau bisa menghubungi call center OJK di nomor 157. (*)

Indra Krisna Kepala OJK Lampung Ngupei Jamo Bang Den

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    Tinggalkan pesan