Ini Batasan Usia Penerima Vaksin di Tuba

MENGGGALA,Dinas Kesehatan (Diskes) Tulangbawang tegaskan jika khusus untuk Tenaga Kesehatan (Nakes) yang akan divaksinasi Covid-19,minimal 18 tahun,maksimal 59 tahun Serta tidak memiliki riwayat penyakit berat.

“Ia benar khusus Nakes,usia 18 hingga 59 tahun saja,yang diperbolehkan ikut vaksinasi,itupun dalam kondisi sehat,jika kurang atau lebih dari batas usia maka akan ditolak oleh sistem,”ungkap Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Tulangbawang Fatoni.Rabu 27/01.

Dijelaskan Fatoni,jumlah Nakes tulangbawang yang terdaftar untuk divaksinasi sebanyak 1723 orang,dan hari ini semua vaksin distribusikan keseluruh puskesmas.

“Besok kamis 28/01 bisa eksekusi atau Vaksin langsung bisa disuntikan kepada masing-masing Nakes,”ucapnya.

Menurut Fatoni,untuk memperlancar Vaksinasi,Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulangbawang telah siagakan 110 Vaksinator pada 18 puskesmas dan tiga Rumah Sakit.

110 petugas vaksinator tersebar di 18 puskesmas setulangbawang dan tiga Rumah Sakit,yakni,RSUD Menggala,Mutiara Bunda Kecamatan Banjar Agung dan RS Penawar Medika,dikecamatan Banjar Margo.

“Semua petugas vaksinator telah terlatih,saya yakin mereka semua handal dan siap melaksanakan vaksinasi Covid-19, secara ketat sesuai prosedural atau aturan yang berlaku,”ujarnya.

Menurut Fatoni,langkah penting sebelum dilakukanya vaksinasi kepada petugas kesehatan,atau Nakes,terlebih dahulu tim vaksinator akan melakukan pengecekan data peserta yang telah terdaftar dalam sistem sesuai KTP.

“Bagian terpenting adalah pemeriksaan kondisi kesehatan atau Skrining,agar diketahui apakah yang bersangkutan memiliki riwayat penyakit berat,atau tidak,”tegasnya.

Karena jika memiliki penyakit penyerta
seperti Asma,TBC Paru,Ganguan fungsi hati,hepatitis,atau pernah terkonfirmasi Covid-19,atau penyakit berat lainya akan ditolak oleh sistem.

“Artinya yang bersangkutan harus jujur saat ditanya atau menjawab pertanyaan karena jika memiliki riwayat penyakit berat maka tidak diperkenankan untuk divaksinasi,”paparnya.

Namun kata Fatoni,jika hasil skrining dinyatakan sehat maka yang bersangkutan akan diterima oleh sistem kemudian langsung dilakukan vaksinasi oleh vaksinator.

“Setelah di vaksinasi,yang bersangkutan akan di Observasi selama 30 menit,ditempat yang telah disiapkan sebagai tujuan mengetahui reaksi vaksin yang telah disuntikan,”urainya.

Untuk itu dirinya menghimbau 1723 orang tenaga kesehatan atau Nakes setulangbawang yang telah mendaftar untuk mengikuti vaksinasi Covid-19,agar selalu menjaga kondisi kesehatan masing-masing.

“Kondisi kita harus bugar,dan siap,tetapi ingat walaupun sudah divaksinasi Disiplin Protokol Kesehatan tetap diterapkan,kita wajib memberikan contoh yang baik kepada masyarakat,karena jika semua mentaati Prokes Insya Allah penyebaran Covid-19 dapat terputus,”tukasnya.

Diketahui Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulangbawang menerima Distribusi Vaksin Sinovak tahap pertama dari Pemprov Lampung sebanyak 3480 Vaksin,Serum ADS 3480 ,Safety Box 50 , dan Alkohol sejumlah 3500 botol.(Fs-Murni)

(capsion)

Diskes Tulangbawang mendistribusikan Vaksin Covid-19 diseluruh Puskesmas dan tiga Rumah Sakit,untuk disuntikan kepada 1723 orang Nakes.

Posting Terkait