Ini Daftar OPD Tuba Gagal Paham Visi-Misi Bupati

Menggala,fs-Terungkap Siapa Pejabat Eselon III dan IV yang sering disentil oleh Bupati Tulangbawang Winarti dihadapan publik lantaran belum Optimal menjalankan 5 Misinya yang termuat dalam RPJMD 2017-2022.

 

Mereka Adalah Jajaran Sekretaris Dan Kasubag Perencanaan yang berada pada 12 Organisasi Perangkat Daerah (OPD)pada Ruang Lingkup Pemerintah Kabupaten Tulangbawang yang disebut kurang 0ptimal melaksanakan Program Selaras dengan 5 Misi Bupati Winarti.

Lantaran kurang memahami makna yang terkandung Misi dalam Rencana Pembangunan Jangka Menenggah Daerah (RPJMB) 2017-2022,sehingga penilaian Laporan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Tahun Anggaran 2019,mendapat nilai kurang memuaskan CC atau bertengger diangka 58,53.

12 OPD yang berada di peringkat rendah itu yakni Dinas Pertanian,Dinas Komunikasi Dan Informatika,Badan Lingkungan Hidup Daerah,Dinas Catatan Sipil,Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi,Dinas Sosial,Dinas Penataan Umum Dan Tata Ruang, Dinas Pendidikan,Dinas Perumahan Dan Pemukiman,Dinas Penanaman Modal Dan PTSPvDinas PP Dan KB,DanDinas Koperasi dan UMKM.

Mungkin yang dimaksud Bupati Winarti ketidak mampuan bukan dari jajaran Pejabat eselon II,melainkan ketidak mampuan terletak pada Kinerja Pejabat Eselon III dan IV,hal tersebut dikuatkan adanya  surat dari Kemenpan-RB Nomor B/607/AA.05/2019 perihal Laporan Hasil Evaluasi Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah tahun 2019.

Dalam Angka 2 Perencanaan Kinerja Tahunan point C menjelaskan Implementasi Perencanaan Kinerja Tahunan dengan perolehan nilai sebesar 1,91 dari nilai maksimal yang dapat dicapai sebesar 6,00.hal tersebut disebabkan dokumen RKT dan PK Pemerintah Daerah dan OPD belum sepenuhnya digunakan sebagai acuan dan alat untuk mengukur keberhasilan,pencapaian kinerja keberhasilan.

 

Pencapaian kinerja belum sepenuhnya dilakukan monitoring dan belum dimanfaatkan dalam pengarahan dan pengorganisasian kegiatan,penyusunan (Identifikasi) kinerja sampai kepada tingkat Eselon III dan IV belum sepenuhnya dimanfaatkan.

 

Dalam huruf b.Pengukuran Kinerja huruf 3 Implementasi Pengukuran menjelaskan Hasil Evaluasi atas dokumen Pengukuran Kinerja,Menunjukan perolehan nilai sebesar 2,91 dari nilai maksimal yang dapat dicapai sebesar 7,50.

 

Hal ini disebabkan OPD belum semuanya memiliki dokumen IKU,IKU tidak sepenuhnya dimanfaatkan dalam penilaian Kinerja Eselon III dan IV.

 

belum memonitor pencapaian kinerja,belum ada hasil pengukuran (Capaian) kinerja mulai dari tingkat eselon IV keatas dalam kaitan dengan (dimanfaatkan sebagai dasar pemberian) reward dan punishment,IKU belum dilakukan reviu secara berkala,Pengukuran rencana aksi belum digunakan dalam pengendalian dan pemantauan kinerja secara berkala.(Fs-Murni)

Posting Terkait