Ini Kata Pengamat Soal Penetapan Paslon Walikota

Fajarsumatera.co.id – Pengamat Politik Universitas Lampung (Unila) mengatakan penetapan Pasangan Calon nomor urut 3 Eva Dwiana-Deddy Amarullah tetap akan dilakukan tanpa adanya  penundaan.

“Penetapan paslon akan tetap dilakukan sesuai jadwal pasca keputusan MA sebelumnya, karena KPUD Bandar Lampung tentu akan mengikuti hasil sidang MA terakhir yang menolak keputusan diskualifikasi,” kata Dedi Hermawan, Selasa (16/2).

Lanjutnya, apabila KPUD melakukan penundaan tanpa adanya dasar yang jelas maka akan merugikan warga kota Bandar Lampung yang telah memilih paslon nomor urut 3 itu.

“Penetapan paslon 3 sebagai pemenang dalam pilkada bandar lampung, menurut saya tetap akan dilakukan tanpa penundaan,” tambahnya.

Selain daripada itu, Dedi mengungkapkan Proses Pilkada membutuhkan kepastian hukum dan kepastian hukum telah terbit ketika MA memutuskan untuk menolak pendiskualifikasi paslon nomor urut 3. Sementara itu untuk penerbitan sudah tertuang pada keputusan MA RI dengan nomor : 1P/PAP/2021 Tanggal 22 Januari 2021.

“Penundaan itu sendiri tidak memiliki dasar hukum dan secara politik akan semakin merugikan warga kota Bandar Lampung yang telah membuat keputusan politik untuk hadirnya pemimpin baru di Kota Bandar Lampung, untuk melanjutkan pembangunan dan pelayanan di kota Bandar Lampung,” ungkapnya.

Dedi menegaskan sengketa telah berakhir dengan keputusan MA maka segera fokus kembali untuk penanganan Covid-19 itulah yang butuhkan warga Kota Bandar Lampung.

“Apalagi ditengah pandemi Covid 19, jangan berlarut-larut disatu urusan, Pilkada telah selesai pemimpin baru telah terpilih,” tutupnya.

Diketahui, Mahkamah Agung (MA) Republik Indonesia menerima dan meregistrasi berkas permohonan Peninjauan Kembali (PK) sengketa Pelanggaran Administrasi Pemilihan (PAP) Paslon nomor urut 2 Yusuf Kohar -Tulus Purnomo.

Hal itu berdasarkan surat dari MA RI dengan nomor registrasi : 2/PR/II/2 PK/PAP/2021 tentang permohonan PK sengketa Pelanggaran PAP tertanggal 8 Februari 2021.

Reporter : M. Yunus Kedum

Posting Terkait