IPW Dorong BNN Lampung Terapkan Pasal TPPU Dalam Kasus 1 Kilogram Sabu yang Diduga Libatkan Oknum Polisi

IPW Punya Jejak Buronan KPK: Mantan Sekjen Mahkamah Agung Nurhadi Terpantau, Harun Masiku Diduga Sudah Tewas

Ketua Presidium IPW Neta S Pane.

Bandar Lampung – Indonesia Police Watch [IPW] melihat perlunya bagi penyidik pada Badan Narkotika Nasional [BNN] Provinsi Lampung untuk menerapkan pasal Tindak Pidana Pencucian Uang [TPPU] dalam perkara yang melibatkan oknum polisi berpangkat AKP.

Keterlibatan oknum polisi yang dimaksud IPW ini terlihat dari penanganan perkara narkotika jenis sabu-sabu seberat 1 Kilogram, Minggu, 10 Agustus 2020.

Baca Juga:  BNN Lampung Temukan Dua Orang Positif Gunakan Narkoba Dari Karaoke Selebriti

Penanganan perkara ini sendiri belum dipaparkan secara detail oleh BNN Provinsi Lampung dari sisi status hukum dan konstruksi perkaranya.

“Dalam pemeriksaan jika ada indikasi ke arah sana, oknum Polri itu harus dikenakan Undang-undang TPPU,” tutur Ketua Presidium IPW Neta S Pane kepada reporter Fajar Sumatera, Senin, 10 Agustus 2020.

Terkait hal itu, BNN Provinsi Lampung masih memerlukan 3×24 jam untuk mendalami perkara tersebut. Sehingga penelusuran terhadap indikasi pencucian uang yang umumnya menjadi fokus BNN untuk memiskinkan pelaku tindak pidana narkotika.

Baca Juga:  Strategi BNN dan Kanwil Kemenkum-HAM di Balik Kasus Narkoba Jefri Susandi Cs

“Kita masih membuktikan kesalahan, masih pendalaman karena belum bisa kita putuskan,” terang Kepala BNN Provinsi Lampung Brigjen Pol I Wayan Sukawinaya kepada reporter Fajar Sumatera.

Selain diduga melibatkan oknum polisi yang bertugas di Direktorat Reserse Narkoba Polda Lampung, BNN Provinsi Lampung juga disebut-sebut telah mengamankan satu orang kepala kampung dan satu orang lainnya. [Ricardo Hutabarat]

Baca Juga:  IPW Sarankan KPK Era Firli Bahuri Untuk Tangkap Oknum Polisi yang Minta Proyek dan Peras Kepala Dinas

BNN Lampung IPW Neta S Pane

Posting Terkait