IRT Cari Seseran Jual Sabu

SS tersangka pengedar sabu-sabu diamankan anggota Polsek Tanjungkarang Barat saat gelar perkara, Rabu (3/5). Foto (Tommy Saputra)

BANDARLAMPUNG-Karena tergiur dengan penghasilan yang besar dan mudah, SS (27) salah satu ibu rumah tangga (IRT) harus berurusan dengan penegak hukum. Warga Jalan Tamin Gang Abdurahman Kelurahan Sukajawa, Tanjungkarang Barat, Bandarlampung tersebut, ditangkap polisi karena kedapatan sedang transaksi (menjual) narkotika jenis sabu-sabu pada Kamis (27/4).

Baca Juga:  Buruh Pabrik Roti Jualan Sabu

Demikian dikatakan Kapolsek Tanjungkarang Barat, Kompol Agung Harto Cahyono, Rabu (3/5) di Mapolsek TkB. Harto menjelaskan, selain mengamankan tersangka yang berstatus sebagai IRT, pihaknya juga menyita barang bukti berupa satu timbangan elektrik, dua bungkus plastik bening berisikan narkotika jenis sabu-sabu, dua sedotan plastik lancip, dan satu unit HP merk strawberry.

Baca Juga:  Oknum PNS Pemprov Nekat Edarkan Sabu

“Jajaran Tekab 308 berhasil menangkap salah satu pelaku yang diduga menjadi pengedar sabu-sabu. Saat dilakukan penggerebekan di rumah pelaku, terdapat 2 paket kecil sabu-sabu, timbangan elektrik, dan HP,” terang Kapolsek saat menggelar ekspose di Mapolsek, Rabu (3/5).

Kapolsek juga menambahkan, sebenarnya suaminya sudah menjadi TO dalam operasi antik. “Cuma saat digrebek suaminya kabur. Enurut pengakuan tersangka, barang itu dari suaminya,” ujarnya.

Baca Juga:  Oknum PNS Pemprov Nekat Edarkan Sabu

Harto menjelaskan sebelumnya SS membuka warung sembako. “Modal Rp7 juta untuk beli sabu. Dia (SS) yang modalin suaminya,” tuturnya.

SS mengaku baru dua minggu menjual sabu-sabu. “Gak tahu (darimana, red). Suami yang tahu,” ungkap dia kepada awak media.

Atas perbuatannya tersebut SS dipersangkakan pasal 114 ayat (1) subpasal 112 ayat (1) UU RI No 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman pidana penjara paling lama 15 tahun. (SC)

Jual Sabu

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    Tinggalkan pesan