Jaksa ‘Sedot’ Isi Alat Komunikasi Pejabat Inspektorat Lampung Selatan

Jaksa 'Sedot' Isi Alat Komunikasi Pejabat Inspektorat Lampung Selatan

Kegiatan penggeledahan dan penyitaan dokumen serta alat komunikasi yang dilakukan Kejaksaan Tinggi Lampung di Kantor Inspektorat Lampung Selatan, Senin, 23 November 2020. Foto: Dokumentasi Kejaksaan Tinggi Lampung.

Fajar Sumatera – Kejaksaan Tinggi Lampung sedang menangani kasus dugaan korupsi di Inspektorat Lampung Selatan, pada Senin, 23 November 2020. Kasus ini diketahui sudah berada pada tingkat penyidikan.

Berdasarkan keterangan yang datang dari Kejaksaan Tinggi Lampung, penanganan kasus dan kegiatan ini didasarkan atas surat perintah penyidikan No.06/ L.8/Fd.1/11/2020 tanggal 17 November 2020 dan sprint geledah No.04/ L.8/Fd.1/ 11/2020 tanggal 17 November 2020.

Baca Juga:  Saran Akademisi Hukum ke Polisi Soal OTT DPM-PTSP Lampung: Jangan Tiru Kerja Kejaksaan

Lanjutan dari isi keterangan surat perintah penyidikan dan surat perintah geledah itu: menyita dokumen dan alat komunikasi. Diduga penyitaan alat komunikasi ini dimaksudkan para penyidik jaksa untuk ‘menyedot’ segala informasi yang ada di dalam alat tersebut.

Alat komunikasi yang disita itu disebut adalah milik para pejabat struktural di Inspektorat Lampung Selatan. Meski demikian, pemilik alat komunikasi itu tidak dipaparkan Kejaksaan Tinggi Lampung.

Baca Juga:  Rekam Jejak PT Hagitasinar Lestarimegah, Penguasa Proyek Rp 32 Miliar di Way Kanan

“Telah dilakukan penggeledahan terhadap kantor Inspektorat Lampung Selatan dan dari penggeledahan tersebut, tim penyidik mengambil barang-barang berupa dokumen dan juga alat komunikasi beberapa pejabat strategis di lingkungan Inspektorat Lampung Selatan,” tulis Kepala Seksi Penerangan Hukum pada Kejaksaan Tinggi Lampung Andrie W Setiawan.

Dari keterangan yang diterima dia dari bidang Pidana Khusus, Andrie W Setiawan mengatakan Kejaksaan Tinggi Lampung sedang menindaklanjuti dugaan tindak pidana korupsi pada sisi pemerasan yang diduga dilakukan oleh pejabat Inspektorat Lampung Selatan. Meski begitu, ia tidak membeberkan siapa pejabat yang dimaksud.

Baca Juga:  Tafsir Tambal Sulam Pengganti Biaya Adv ala Diskominfo Mestinya Disikapi Penegak Hukum

“Penggeledahan dilakukan terkait pengumpulan barang bukti dalam dugaan tindak pidana korupsi pemerasan atau penerimaan hadiah yang melibatkan pejabat struktural Inspektorat Lampung Selatan Tahun 2020,” lanjut Andrie W Setiawan.

Reporter: Ricardo Hutabarat

Inspektorat Lampung Selatan Kejaksaan Tinggi Lampung

Posting Terkait