Jalur Surga…

Ngupi Pai

Ngupi Pai

Oleh: Rusidi

SEBAGAI daerah penyangga antara dua Pulau yaitu Sumatera dan Jawa, Provinsi Lampung yang terletak diujung selatan Pulau Sumatera, memiliki peran yang sangat sentral, khususnya dalam dunia perdagangan (bisnis) dan perekonomian. Sai Bumi Ruwa Jurai terkenal sebagai penghasil utama hasil bumi seperti lada, kopi, cengkeh, karet, sawit dan sebagainya. Tentu ini menjadi keuntungan tersendiri bagi masyarakat Lampung secara umum.

Sayang, seiring dengan semakin membaiknya sarana jalan sebagai akses transformasi, dimanfaat oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab. Coba kita amati, dalam kurun beberapa tahun terakhir ini, Lampung dijadikan sebagai area lalu lintas terpenting dalam pendistribusian obat-obatan terlarang (narkoba sejenis ganja, sabu) dan sebagainya. Ini menjadi pekerjaan rumah (PR) tersendiri bagi jajaran penegak hukum di Lampung.

Baca Juga:  Keuntungan Buat Tim Sukses

Bahkan bukan hanya barang-barang psikotropika yang saja yang diselundupkan melalui lalu lintas Lampung, tapi juga hewan-hewan yang dilindungi bahkan produk-produk ilegal dari negara tetangga ASEAN dan Asia. Tentunya ini menunjukkan bahwasanya provinsi Lampung menjadi ‘Jalur Surga-nya” bagi para pelaku kriminal.

Harus kita akui dan berikan apresiasi terhadap kinerja para penegak hukum, baik jajaran kepolisian (Polda, Polresta/Polres, Polsek), Jajaran TNI, Bea Cukai, maupun pihak terkait. Namun apa yang mereka telah lakukan masih dianggap belum sebanding dengan apa yang telah dilakukan para pelaku kriminal yang terlihat tidak begitu jera. Hal ini menjadi PR dan harus ada jawabannya guna menekan seminimal mungkin bagi para pelaku kriminal untuk mengulangi perbuatannya.

Baca Juga:  Teguran

Mulai berfungsinya jalan tol (walau baru berapa persen), akan menambah berat pekerjaan bagi seluruh pihak terkait dalam usaha memberantas peredaran Narkoba. Terobosan-terobosan dalam usaha mengantisipasi semuanya, harus dilakukan oleh semua pihak. Mensinergikan semua kemampuan yang ada guna meyelamatkan generasi bangsa kedepannya.

Semua pihak juga harus sepakat untuk menghilangkan imaje bahwa Lampung sebagai penghasil utama ‘Begal-begal’ di tanah air. Karena selama ini bicara Lampung soal kriminalitas dimanapun, selalu identik dengan begal. Nah semua itu menjadi PR semua pihak tanpa terkecuali bagi masyarakat Lampung itu sendiri, bersama-sama untuk membasmi apa yang dinamakan kejahatan tersebut. (*)

633 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Ngupi Pai

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    Tinggalkan pesan