Jaring Partisipasi Pemilih, KPU Simulasi di Lapas Perempuan

Ilustrasi. (Ist)

BANDAR LAMPUNG – Sebanyak 431 warga binaan perempuan di Lembaga Permasyarakatan Perempuan Way Hui Bandar Lampung, hari ini mendapatkan simulasi tata cara atau proses pencoblosan pemilihan umum 17 april 2019.

Sosialisasi pendidikan pemilih bagi penghuni Lapas perempuan ini diinisiasi oleh komisi pemilihan umum (KPU) Kota Bandarlampung, sebagai upaya meningkatkan partisipasi pemilih sekaligus memfasilitasi setiap warga negara mendapatkan hak suaranya pada ajang pesta demokrasi pemilu 17 april 2019 mendatang.

Baca Juga:  Pemilu di Lampung Selatan dan Pesisir Barat Diulang 

Selain sosialisasi pemilu, ratusan warga binaan Lapas perempuan Way Hui Bandarlampung ini juga mengikuti simulasi tahapan pencoblosan surat suara di tempat pemungutan suara atau TPS.

Kegiatan sosialisasi yang digelar selama sehari di Lapas perempuan Way Hui Bandarlampung, merupakan langkah lembaga penyelenggara pemilu dalam menjamin hak memilih warga binaan, agar bisa menyalurkan aspirasi politiknya pada pemilu  mendatang.

Baca Juga:  PPS di Tubaba Terancam Pidana

Dari 431jumlah warga binaan perempuan di Lapas Way Hui, sebagian besar tidak memiliki kartu identitas kependudukan atau E-KTP.

Untuk memfasilitasi hal tersebut, KPU Kota Bandarlampung bersama pihak Lapas akan berkoordinasi dengan pemerintah Kota Bandarlampung, melalui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil terkait pengurusan kartu identitas kependudukan, yang menjadi syarat mutlak pemilih mendapatkan hak suaranya pada pemilu mendatang.

Baca Juga:  KPU Gandeng Akademisi Wujudkan Pemilu Berkualitas

Selain di Lapas perempuan Way Hui, kegiatan sosialisasi dan simulasi pemilu ini sebelumnya sudah dilaksanakan oleh KPU Kota Bandarlampung, seperti di sekolah luar biasa atau SLB Kemiling, di sekolah sekolah SMA serta daerah eks lokalisasi Panjang. Melalui sosialisasi pendidikan pemilih ini, KPU berharap dapat meningkatkan jumlah partisipasi pemilih di Kota Bandarlampung. (*)

Pemilu

Posting Terkait