Jasa Konstruksi Capai Rp1 Miliar

Ilustrasi Jasa Konstruksi. (Ist)

BANDARLAMPUNG—Ketua Umum Gapeksindo Lampung Sahaldi mengatakan, secara total jumlah transaksi jasa konstruksi baik pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota hingga kementerian dinilai cukup baik yakni mencapai Rp1 triliun pada tahun 2016.

“Ditotalkan cukup bagus, artinya di Lampung semua anggota Gapeksindo transaksinya mendekati Rp1 triliun baik tender provinsi, kabupaten/kota serta kementerian. Pengerjaan yang paling dominan yakni jalan,  jembatan, gedung, irigasi dan infrastruktur lainnya,” jelasnya, Kamis (27/4).

Ia memaparkan, saat ini terdapat 720 perusahaan yang berada dibawah naungan asosiasi tersebut baik di kabupaten maupun kota. Untuk itu, pihaknya akan terus mendukung pembangunan yang dilakukan pemerintah Provinsi Lampung.

“Kami sudah menggelar Mukerda yang dihadiri anggota, dan hasilnya nanti dibawa di acara Mukernas tanggal 7 Mei 2017 di Yogyakarta, yang juga akan membahas perkembangan jasa konstruksi di Lampung,” kata dia.

Menurut dia, semua anggota Gapeksindo telah memliki sertifikat badan usaha sehingga punya kompetensi dalam menggarap tender.

“Kita siap mendukung pemerintah dalam bidang pembangunan,  kompetensi juga terpenuhi maka anggota kami siap mengikuti tender terbuka yang disiapkan oleh pemerintah daerah melalui SKPD semua UU yang berlaku,” paparnya.

Gapeksindo Lampung didukung oleh perbankan dalam sisi permodalan seperti Bank Lampung,  Bukopin, BJB dan asuransi Jamkrindo sehingga lebih handal dalam berkordinasi.

“Saat anggota kesulitan permodalan tentu mengikuti ketentuan bank yang ada, pastinya siap mendukung program pembangunan dengan kemampuan maksimal,” tuturnya.

Ketua LPJK Provinsi lampung, Tubagus Riva menambahkan, pemerintah telah menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) untuk mengatasi terjadinya pekerjaan yang sering tidak dibayar.

“Sudah banyak terjadi pekerjaan yang tidak dibayar setelah pekerjaan itu selesai, mungkin karena dananya belum dipersiapkan, seharusnya yang akan datang terbitnya PP, dananya dipersiapkan terlebih dahulu, dan harapannya implementasinya bisa lebih detail,” tandasnya.(Zn)

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    Tinggalkan pesan