Jatah Proyek Mantan Ketua PAN Balam Rp 14,5 Miliar

Bandar Lampung – Mantan Ketua DPD PAN Wahyu Lesmono diduga  mendapatkan jatah proyek  Rp.14.5 Milyar di masa jabatan Kadis Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Hermansyah harmidi dan Anjar Asmara pada tahun 2017 dan 2018.

Jaksa Penuntut Umum KPK RI Taufiq Ibnugroho menanyakan soal perkenalan dirinya dengan Hermansyah harmidi di tahun 2017.

“Di kenalkan oleh Agus BN bertemu di rumah Hermansyah harmidi di kaliawi, “urainya

Dari perkenalan itu, ia menerangkan bahwa adanya proyek di daerah lamsel tetapi dengan syarat harus menyetorkan sejumlah fee dari total proyek yang akan di kerjakan.

“Dapat proyek 7 milyar dan di mintai kewajiban untuk Setor 20% dari nilai proyek yang di tawarkan oleh terdakwa Hermansyah harmidi, “kata wahyu Lesmono kepada JPU KPK RI.

Kemudian, JPU kembali menanyakan terkait penyerahan uang tersebut di berikan kepada siapa.

” Uang itu saya serahkan ke agus BN dari jatah Rp 7 milyar,proyek itu memang dari pak Hermansyah bukan dari plotingan dan saya sendiri tidak pernah meminta Nominal proyek yang akan di berikan,”kata dia

Setelah mendapatkan proyek dan menyetorkan sejumlah uang, wahyu menjelaskan, bahwa pekerja tersebut di berikan ke saudaranya untuk teknis lapangan dalam mengerjakan.

“Saudara saya yang mengerjakan proyek tersebut sebagai kontraktor yang memiliki perusahaan CV sakura,dan Saya menyetorkan rp. 1.4 milyar yang di bungkus plastik di tahun 2017 atas proyek 7 milyar kepada Agus BN atas 11 paket yang diberikan,”ungkapnya

Lalu, Ia menambahkan jika di tahun 2018 kembali di berikan proyek oleh Kadis PUPR Anjar Asmara dengan menyetorkan 10 persen dari total proyek yang di kerjakan.

“Pak Anjar dateng ke kantor saya yang berada di jalan cut mutia Bandar Lampung dan di situ ngobrol – ngobrol tentang masalah proyek dan saya sendiri di berikan 7,5 milyar dengan 9 paket dan di suruh setorkan 10 persen sebesar 750 juta, “jelasnya

Selanjutnya, uang ijon proyek itu di berikan ke Syahroni di salah satu hotel di Bandarlampung.

” Saya bertemu dengan Syahroni di hotel aston dan ia membawa plotingan proyek tersebut dan Penyerahan fee itu setelah dua bulan proyek saya kerjakan saya setorkan dua kali yang pertama 500 juta dan 250 juta,”pungkasnya

Reporter :Agung Kurniawan

Posting Terkait