Jelang KBM Tatap Muka- Pelonggaran Hajatan, Winarti Rangkul Tokoh Tuba

MENGGALA,-Bupati Tulangbawang Winarti,Merangkul para Tokoh Lintas Agama,Ormas Islam dan Tokoh Adat Megow Pak Tulangbawang dalam Penerapan Protokol Kesehatan Covid-19 diwilayah yang Ia Pimpin.

Hal tersebut dilakukan terkait dengan Pelaksanaan Kegiatan Belajar dan Mengajar (KBM) atau Sekolah Tatap Muka yang akan dilaksanakan pada 12 Juli 2021.

Menurut Winarti,seluruh Tokoh Lintas Agama,Ormas Islam,serta Tokoh Masyarakat Adat Setulangbawang mempunyai peran penting dalam menjaga keselamatan umat ditengah pandemi Covid-19.

“Para Kiyai,Ustad,maupun Tokoh lintas Agama lainya selalu dekat dengan masyarakat,artinya setiap saat dan waktu mereka bisa memberikan pemahaman atau mengedukasi masyarakat agar selalu Disiplin Prokes,karena hanya dengan Prokes itulah kita bisa memutuskan rantai penyebaran Covid-19,”Jelas Winarti usai menggelar Audensi dan Silaturahmi dengan Tokoh Lintas Agama,Ormas Islam dan Tokoh Masyarakat,Adat.(Rabu 02/06)

Kegiatan bertempat diruang rapat Utama sekretariat pemkab,dihadiri oleh beberapa Pejabat teras,pemkab setempat juga dihadiri oleh tokoh lintas agama,Pimpinan Ormas Islam,PONPES,PC.NU,MUI,PKPP,

LDII,Muhamadadiyah,Baznas,Serta Tokoh Megow Pak Tulangbawang.

Dijelaskan Winarti dalam kegiatan Audensi dan Slaturahmi dilanjutkan dengan Diskusi membahas berbagai program kerja Pemkab baik yang telah maupun yang akan dilaksanakan.

“Kenapa kita harus Diskusi karena dengan berdialog atau diskusi itulah kita dapat menghasilkan strategi yang baik untuk sebuah rencana,dari

berbagai saran dan masukan bisa kita peroleh atau kesimpulan yang tentunya berimplemtasi terhadap berbagai kemajuan pembangunan yang menyentuh aspek kebutuhan masyarakat,”tegasnya.

Dalam Diskusi lanjut Winarti juga dibahas Penerapan Prokes dalam KBM Tatap Muka maupun kegiatan masyarakat lainya seperti Pesta,Hajatan atau kegiatan kegiatan masyarakat lainnya.

Sebab Sambung Winarti kendati Pemkab sepakat mengambil kebijakan Melongarkan berbagai kegiatan masyarakat tersebut namun dalam pelaksanaanya warga wajib mentaati aturan pelaksanaanya.

“Seperti melaporkan kepada gugus tugas satu minggu sebelum pelaksanaan,taat Prokes dan hanya boleh dari pagi hingga sore,dan jika warga tidak taat maka saya akan mencabut kembali kebijakan tersebut apalagi ini hanya uji coba selama satu bulan,”tegasnya.

Sementara urai Winarti,untuk skema KBM Tatap Muka pemkab telah mengatur berbagai Skema agar dalam pelaksanaanya sesuai harapan bersama.

“Skema Sekolah tatap Muka sudah diatur,kendalanya hanya belum semua tenaga pengajar divaksinasi,tadi dalam Diskusi pak Kiyai minta,agar Santri dan pengurus Ponpes divaksin,saya bilang pasti semuanya divaksin tapi secara Bertahap,karena kita keterbatasan distribusi,”ucapnya.

Untuk itu Winarti berharap,seluruh masyarakat Setulangbawang untuk bersama-sama saling mengingatkan satu dengan yang lainya agar tetap Disiplin Prokes Covid-19 dalam Penerapan Pelongarakan yang kini mulai diberlakukan diwilayah.

“Pak Kiyai,Ustad,Ulama dan semua Tokoh dari berbagai agama,Adat,Pemuda, Masyarakat,dan seluruh pemangku kepentingan yang ada diruangkan ini,mari kita bersama memberikan pemahaman agar seluruh warga kita lebih taat dan DI siplin Prokes Insya Allah,harapan Tulangbawang Zona Hijau Covid-19 akan terwujud,”pungkasnya.(Murni.Ac)

Posting Terkait