Jika Calon Gubernur Didiskualifikasi, Digantikan Calon dengan Peringkat Terbesar Kedua

Komisioner Bawaslu RI, Rahmat Bagja. Foto: Istimewa

BANDAR LAMPUNG – Jika calon gubernur terbukti melakukan politik uang secara terstruktur, sistematis dan masif (TSM), maka calon gubernur dengan perolehan suara terbanyak bisa didiskualifikasi. Kemudian digantikan oleh calon gubernur dengan perolehan suara terbesar diperingkat kedua.

“Jika terbukti (politik uang) dan kalau terjadi, calon didiskualifikasi. Tidak ada pilgub ulang atau penghitungan ulang. Penggantinya calon dengan suara terbanyak diperingkat kedua di bawahnya. Kalau terjadi ya,” kata Komisioner Bawaslu RI, Rahmat Bagja, sabtu (30/6/2018).

Baca Juga:  Pencalonan Petinggi TNI/Polri di Pilkada Langgar Netralitas

Rahmat menjelaskan, syarat politik uang yang terstruktur, sistematis dan masif (TSM) berat, yaitu politik uang yang TSM terjadi di lima puluh persen di kabupaten.

Pilkada

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    Tinggalkan pesan