Jika Tak Lolos, Ike Edwin Akan Pidanakan Komisioner, Camat, Lurah Hingga RT

Dang Ike saat menggelar jumpa pers bersama awak media di Lamban Kuning, dinihari 12/9/2020. Foto Yunus

BandarLampung – Sidang sengketa pilkada Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) Walikota dan Wakil Walikota Independen Ike Edwin – Zam Zanariah akan diputuskan, Sabtu, siang (12/9) Pukul 10.00 wib, di kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu)  Kota Bandar Lampung, Jalan way besai No 1, Pahoman, kecamatan Teluk Betung Utara, Kota BandarLampung.

Ike Edwin atau yang disapa dengan Dang Ike menegaskan jika dirinya kalah di persidangan Bawaslu, akan langsung mengajukan Pidana ke Markas Polisi Daerah (Mapolda)  Provinsi Lampung sebab pihaknya merasa di rugikan.

Baca Juga:  DPP dan DPD Lamsel Ormas Libas Silaturahmi Dengan Ike Edwin

“Di kantor bawaslu kita sudah menang sebab  saksi dari KPU tidak kunjung datang di sidang pembuktian,” kata Dang Ike di Gedung Lamban Kuning, Jalan Hi Pangeran Suhaimi depan Polisi Sektor Sukarame, Sabtu, Dini Hari (12/9).

Sementara itu, dirinya memutuskan jika tidak lolos di sidang keputusan bawaslu,  ia tidak akan ke PTUN (Pengadilan Tinggi Usaha Negara) sebab PTUN berlokasi di medan dan memakan waktu yang cukup lama.

“Jika saya tidak lolos,  saya tidak akan ke PTUN karena waktunya tidak cukup ,” Ujar dang.

Dang menilai Penyelenggara Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang terdiri dari PPS, PPK, Komisioner, Ketua KPU, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) , Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) serta para jajarannya yang terkait akan di Laporkan ke Mapolda sebab data-data berita acara pleno KPU atau verivikasi faktual sudah di manipulasi.

Baca Juga:  Ike Edwin Dan Puteranya Raih Penghargaan Tokoh Peduli Sosial

“Saya akan laporkan ke Polda, baik dari RT, RW, Lurah, Camat, Komisioner KPU dan jajarannya, Panwaslu, Komisioner Bawaslu dan yang terkait hal itu tentang manipulasi data,” tegasnya.

Seperti yang diketahui sebelumnya sidang sengketa terbuka ini dimulai pada tanggal (2/9) di kantor Bawaslu Kota BandarLampung. Dalam hal ini Paslon Ike Edwin – Zam Zamnariah Dimana perolehan suara dukungan yang awalnya telah mencapai 26.077 di tingkat PPS dari 126 kelurahan yang ada di kota Bandarlampung, namun saat pleno di tingkat kecamatan (PPK) data dukungan hasil verifikasi faktual tahap kedua tersebut hilang sekitar 15 ribu lebih. Dan perubahan tersebut terindikasi dilakukan oleh PPS sebelum dilakukan Pleno di tingkat kecamatan.

Baca Juga:  Maju di Pilkada 2020, Ike Edwin Ingin Bandarlampung Jadi Kota Dunia

Disisi lain KPU Kota Bandar Lampung dalam keterangan resminya, sudah menyatakan sah hasil rapat pleno rekapitulasi dukungan terhadap pasangan Ike Edwin-Zam Zanariah. Hasilnya terdapat 10.264 dukungan memenuhi syarat (MS), jika ditambah hasil verifikasi faktual pertama sejumlah 22.847, maka hasilnya 33.111 dukungan. Jumlah tersebut, belum cukup untuk maju pada Pilkada Kota Bandar Lampung dimana harus mengumpulkan minimal 47.864 dukungan. (Yunus)

Ike Edwin Sidang Verifikasi Faktual

Posting Terkait