KA S8 Express Tabrak Mobil Sedan

Ist

NATAR,FS-Perlintasan kereta api tanpa palang pintu memakan korban satu unit mobil Sedan Honda 700 BE 1979 XX di Dusun Serbajadi, Desa Pemanggilan, Natar, Lampung Selatan, Sabtu (18/2) pagi sekitar pukul 08.00 WIB.

Mobil yang dikemudikan oleh Daud Salahudin (42) warga Jalan Tunggul Ametung, Gang Balau, Kedaton, Bandarlampung bersama empat orang anaknya dari kediaman orang tuanya melintasi perlintasan Kereta Api di Dusun Serbajadi, Desa Pemanggilan, Natar, Lampung Selatan untuk pulang kerumahnya.

Saat sampai di perlintasan tanpa palang, melintas kereta api penumpang S8 Express dari arah Tanjungkarang menuju Stasiun Kertapati dan mobil mengalami mati mesin. Tabrakan pun tak terelakan, hingga membuat bodi depan penyok hingga ringsek. Sang anak CA yang semula turun untuk membantu mendorong mengalami luka lecet hingga dilarikan ke RSUDAM Lampung.

Kapolsek Natar, Lamsel Kompol Eko Nugroho membenarkan kejadian kecelakaan terhadap mobil sedan tersebut. “Sopirnya gugup dan anaknya CA (16) turun untuk mendorong mobil namun kereta tetap nabrak mobil hingga terpental dan mengenai rumah warga sekitar. Kereta langsung terus jalan menuju Kertapati,” ungkapnya.

Masih kata dia, rumah yang ditabrak depannya tersebut milik Yulianti warga setempat. “Atap rumah bagian depan menjadi rusak dan ambruk. Anaknya yang turun (CA, red) mengalami luka lecet dihidung, lutut, dan tiga giginya tanggal. Langsung dilarikan ke Rumah Sakit Natar Medika dan dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah dr H Abdoel Moeloek (RSUDAM) Lampung,” bebernya.

Eko menambahkan kerugian material atas kejadian tabrakan tersebut korban belum mengetahuinya. “Pemilik rumah Yulianti memperkirakan kerugiannya mencapai Rp5 juta akibat kerusakan atap bagian depan rumahnya. Belum tahu kalau mobilnya tersebut rusak bagian depan dan berapa ruginya,” tutupnya. (*)

386 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    Tinggalkan pesan