Kader Hanura Ogah Cabut Laporan

Wakil Ketua DPD Partai Hanura Nazaruddin/Foto: Brama

BANDAR LAMPUNG – Perseteruan di struktur DPD Partai Hanura Provinsi Lampung, memasuki babak baru. Sebab, Wakil Ketua DPD Partai Hanura Nazaruddin, melaporkan Benny Uzer yang merupakan Ketua DPD Hanura ke Mapolda Lampung, atas dugaan penggelapan dana bantuan partai sekitar ratusan juta pada Jumat (24/5) lalu.

Dan pada Jumat (28/6), Ketua DPD Hanura Lampung Benny Uzer memenuhi panggilan ke Polda dengan didamping Petrus Selestinus yang juga Wakil Sekjen bidang hukum, HAM dan keamanan DPP Partai Hanura.

Kali ini, Kamis (4/7) kemarin pelapor, Nazaruddin menyambangi Polda Lampung sekitar pukul 15.30 Wib. saat dikonfirmasi, Nazaruddin mengaku untuk melengkapi keterangan yang dibutuhkan penyidik.

Terkait bukti yang diserahkan ke Diskrimsus Polda Lampung, ayah dua anak ini mengaku memegang laporan pertanggung jawaban (LPJ) ke Kesbangpol.

“Saya punya (LPJ) 2017-2018. Terus mereka sebagai bendahara ada juga laporan pembukuan khususnya,” kata purnawirawan kepolisian itu.

Mengenai besaran uang yang diduga digelapkan terlapor kurang lebih Rp100 juta.

“Ada juga dana dari pusat untuk halal bihalal sebesar Rp50 juta, terus uang saksi Rp400 juta,” kata Nazaruddin, Jumat (5/7).

Mantan Kapolres Mesuji ini menjamin tidak akan mencabut laporan terhadap Benny Uzer.

“Proses hukum masih terus berlanjut. Yang berhak menyudahi perkara ini adalah saya (sebagai pelapor). Saya juga punya cukup bukti dan saksi,” katanya.

Ia berharap bahwa kasus ini akan terus berlanjut hingga putusan hakim. Bahkan, jika laporannya di Polda Lampung tidak ada progress, dirinya akan membawa laporan itu ke Polda Metro Jaya.

“Saya pastikan pada kawan-kawan media bahwa kasus ini berlanjut, pokoknya lanjut,” tandasnya.(BM)

Posting Terkait