Kadis Tidur Saat Paripurna DPRD Pringsewu

Saefudin | Fajar Sumatera

PRINGSEWU – Kepala Dinas dilingkungan Pemkab Pringsewu tertidur saat mengikuti rapat paripurna penyampaian Jawaban Bupati atas pandangan umum dan Penyampaian pandangan umum fraksi atas pendapat terkait dua ranperda prakarsa Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pringsewu di hari Selasa, (05/11) lalu.

DPRD Kabupaten Pringsewu kembali menggelar Rapat Paripurna dengan agenda Penyampaian Jawaban Bupati Pringsewu atas Pemandangan Umum Fraksi-fraksi, terkait Ranperda APBD Kabupaten Pringsewu Tahun 2020.

Penyampaian Pemandangan Umum Fraksi-fraksi atas Pendapat Bupati Pringsewu.

Kondisi Kepala OPD yang tertidur saat sidang paripurna tersebut, iyalah, Relawan, SE., MM Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Pringsewu.

Terlihat sangat pulas tertidur dengan menyederkan kepala dikursi tempat ia duduk.

Dalam kesempatan itu, Relawan duduk bersebelahan dengan Kepala Dinas Pertanian dan Kepala Badan Pendapat Kabupaten Pringsewu.

Namun, dengan kondisi pulas tersebut, tampak terlihat yang duduk disebelahnya yakni (Iskandar Muda) menoel (Mencolek) kaki dari Relawan agar bangun jangan tertidur dan akhirnya terbangun.

Dengan kejadian kepala dinas tertidur saat rapat paripurna, wartawan media ini pun mengkonfirmasi dan meminta klarifikasi dari Kepala Bappeda Kabupaten Pringsewu.

Sayangnya, telpon genggam milik Kepala Bappeda meski berdering, namun tidak diangkat.

Untuk memastikan lagi, Wartawan Harian Fajar Sumatera mengirimkan short massger service (SMS) pun tidak gubris dan tidak dibalas.

Kondisi tertidurnya, Kepala Bappeda saat berjalan pembahasan 2 Ranperda Prakarsa DPRD Kabupaten Pringsewu, yakni Ranperda Tentang KIP dan Penyelenggaraan Perkoperasian.

Rapat paripurna digelar di gedung DPRD setempat pada hari Selasa tanggal 5 November 2019 yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Suherman didampingi para wakil ketua.

Terkait Pemandangan Umum Fraksi-fraksi, sebagaimana diketahui, pada Rapat Paripurna sehari sebelumnya, Wakil Bupati Pringsewu telah menyampaikan Pendapat Bupati Pringsewu atas 2 Ranperda Prakarsa DPRD Kabupaten Pringsewu, yakni masing-masing Ranperda Keterbukaan Informasi Publik (KIP) dan Ranperda Penyelenggaraan Perkoperasian.

Bupati Pringsewu melalui Wakil Bupati menyambut baik Ranperda KIP, dan berharap ini menjadi landasan awal terbentuknya Komisi Informasi Kabupaten. Berdasarkan kajian, kata dia, seluruh aturan yang tertuang dalam PP No 61 Tahun 2010, telah diatur cukup lengkap dan detail dalam aturan perundang-undangan yang lebih rendah dari level PP sampai Permen.

Dikatakan, pada dasarnya pelaksanaan KIP bukan semata-mata tugas PPID, tetapi menjadi tugas badan publik beserta SDM terkait.

Dengan demikian, pelaksanaan KIP diharapkan dapat mendorong penyelenggaraan kehidupan berbangsa dan bernegara menjadi lebih demokratis.

Sedangkan atas Ranperda Penyelenggaraan Perkoperasian, menurutnya, Pemkab Pringsewu memiliki tanggung jawab dan peranan penting dalam upaya menumbuh kembangkan koperasi di daerahnya.

Selain itu juga demi kesempurnaan perda ini, diusulkan adanya penguatan di bidang kelembagaan, sehingga penataan yang dibuat dapat mengakomodir kepentingan anggota sebagai produsen, konsumen, pengguna kredit atau aneka usaha.

Sebagaimana diamanatkan pada pasal 33 ayat (1) UUD 1945 serta UU No.23 Tahun 2014.

Perda ini nantinya menjadi pedoman bagi pemkab dalam mengawasi, membina, melindungi, memberdayakan, sekaligus memberikan sanksi, sekaligus untuk membentuk, menentukan kegiatan, dan melakukan kemitraan dan pembukaan jaringan pelayanan yang sesuai kebutuhan masyarakat. (DN)

Kadis Tidur Saat Paripurna DPRD Pringsewu

Posting Terkait