KAI Tanjungkarang Tambah 11 Kereta Lebaran

ist

BANDARLAMPUNG—PT. Kereta Api Indonesia (KAI) Divre IV Tanjung Karang jauh-jauh hari sudah menyiapkan strategi angkutan lebaran 2018. Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, manajemen akan menambah 11 kereta dibanding tahun lalu.

Manajer Humas PT KAI Divre IV Tanjung Karang, Franoto Wibowo menuturkan, pihaknya telah mendapatkan 11 unit kereta K3 Premium yang datang pada 4 Maret 2018.

“Selama masa angkutan lebaran 2018 ini kami menyiapkan 45 unit kereta, atau naik 32% dibanding tahun 2017 yang menyiapkan 34 unit kereta,” kata Manajer Humas PT KAI Divre IV Tanjung Karang, Franoto Wibowo, Selasa (13/3).

Berdasarkan kalender nasional, hari raya Idul Fitri tahun ini akan berlangsung pada 15 – 16 Juni 2018. PT KAI menetapkan masa angkutan Lebaran 2018 selama 22 hari, yakni mulai 5 Juni 2018 (H-10) hingga 26 Juni 2018 (H+10).

Baca Juga:  Polres Pesawaran Cek Kelayakan Angkutan Lebaran 2018

Calon penumpang dapat memesan tiket mulai H-90 sebelum keberangkatan. Proses pemesanan tiket kereta sudah dimulai sejak 7 Maret dan berlangsung hingga 24 Maret 2018.

Untuk KA Sriwijaya dan Rajabasa , KAI Divre IV Tanjung Karang melayani pemesanan tiket 24 jam melalui aplikasi KAI Access, website: kai.id, contact center 121, gerai minimarket, jaringan PPOB, website dan mobile apps yang dikelola oleh mitra yang telah bekerja sama dengan KAI.

Sedangkan untuk KA Lokal Tanjungkarang-Kotabumi (PP), tiket hanya dijual di loket stasiun 3 jam sebelum KA berangkat di stasiun pemberangkatan.

Sebagai informasi, pemesanan tiket melalui KAI Access banyak sekali keuntungannya. Salah satunya adanya fasilitas yang tidak dimiliki pada chanel lain, yakni e-boarding pass.

E-boarding pass merupakan boarding pass elektronik yang diterbitkan melalui aplikasi KAI Access versi terbaru. Dengan adanya e-boarding pass, para pengguna KA cukup menunjukkan e-boarding pass pada layar smartphone mereka kepada petugas boarding, tanpa harus mencetak di mesin cetak boarding pass CIC (Check In Counter).

Baca Juga:  Cek Kesiapan Mudik, Menhub Tinjau Pelabuhan Bakauheni

Pada masa angkutan Lebaran tahun 2018 ini, KAI memperbesar kapasitas bandwidth dari 150 MB menjadi 400 MB untuk kelancaran akses pemesanan tiket.

Selain itu, KAI juga memperkuat sistem keamanan dengan meng-upgrade sistem firewall untuk meminimalisasi risiko adanya gangguan sistem IT serta mengoptimalkan server-server penjualan tiket KA.

Untuk menyukseskan masa angkutan lebaran 2018 ini, seluruh pegawai PT KAI Divre IV Tanjungkarang dikerahkan untuk membantu pelayanan kepada pengguna jasa KA yang akan bepergian ke kampung halamannya dan tidak diperkenankan mengambil cuti.

Untuk keselamatan perjalanan KA, KAI Divre IV Tanjungkarang meningkatkan pengawasan di daerah-daerah rawan dengan menyiagakan 30 petugas posko dan alat material untuk siaga berupa batu balas/kricak, bantalan rel, pasir, dan penunjang lainnya, serta menambah petugas penjaga pelintasan KA sebidang sebanyak 30 orang serta petugas pemeriksa jalur KA sebanyak 58 orang.

Baca Juga:  Polres Pesawaran Cek Kelayakan Angkutan Lebaran 2018

Selain itu, tenaga flying gank disiagakan 24 jam apabila terjadi rinja (rintang jalan) atau PLH (peristiwa luar biasa hebat). Disamping itu, menyiapkan tenaga keamanan angkutan lebaran dari internal (Polsuska dan satpam) serta eksternal (TNI/Polri).

Sebanyak 34 tenaga Polsuska akan mengamankan di stasiun, di perjalanan KA dan di jalur KA. Sementara 252 personel satpam akan menjaga di tiap stasiun dan aset KAI. Sedangkan tenaga eksternal dari TNI/Polri sebesar 208 personel disiagakan untuk menjaga stasioner, parkir dan jalur KA.(IH)

angkutan lebaran 2018 KAI Tanjungkarang tambah 11 kereta lebaran

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    Tinggalkan pesan