Kakam Karya Bhakti Tantang Inspektorat

Foto: Ist

MENGGALA – Kepala Kampung (Kakam) Karya Bhakti Kecamatan Meraksa Aji, Tulangbawang, AF, menantang Penegak Hukum dan Inspektorat untuk memproses dirinya terkait adanya dugaan berbagai pelanggaran hukum seperti yang dituduhkan.

Pasalnta AF, bersikeukeuh jika apa yang dituduhkan oleh Ketua LSM Fortuba Andika terhadap dirinya tidak semuanya terbukti  benar.

Dikatakan AF, pungutan sejumlah uang guna pengadaan pemasangan lampu jalan pada setiap rumah warga, memang sudah melalui persetujuan atau kesepakatan warga.

Sebab tegas AF dalam APBD Kampung untuk pengadaan lampu jalan atau penerangan sama sekali tidak dianggarkan sehingga warga melakukannya secara swadaya.

“Bohong itu ga ada anggaran Dana Desa (DD) sebesar 30,Juta untuk lampu jalan,benar setiap rumah warga yang dipasang tiang lampu jalan nyumbang 250-300 ribu tapi itu memang sudah kesepakatan  bersama, “kilah AF melaui sambungan selulernya, Rabu (26/06).

Baca Juga:  Inspektorat Tulangbawang Klarifikasi Kakam Karya Bhakti

Selain itu AF juga membantah jika melakukan pungutan terhadap para pedagang yang hendak menempati kios-kios pasar dikampung setempat padahal kios-kios tersebut dibangun oleh pemkab Tulangbawang dengan menelan anggaran sebesar 800,Juta.

Namun soal tudingan dirinya rangkap jabatan sebagai tenaga media di puskesmas paduan rajawali sehingga menyebabkan tidak optimalnya pelayanan AF sama sekali tidak membantahnya.

AF membenarkan jika dirinya sebelum dan setelah menjadi Kakam tetap melaksanakan tugasnya sebagai Perawat di puskesmas paduan rajawali.

“Benar saya kerja di puskesmas, namun bukan sebagai honorer melainkan saya hanya TKS atau tenaga kerja suka rela,apalagi sebelum menjadi Kakam saya memang sudah kerja medis,saya rasa itu tidak ada persoalan,tidak ada aturan hukum yang melarang,” tandasnya.

Baca Juga:  KPK Awasi Penggunaan Anggaran Tulangbawang

Oleh karena itu, lanjut AF ,dirinya tidak mempersolakan jika Inspektorat memanggil dirinya untuk diperiksa atau mengklarifikasi apa yang dituduhkan.

“Silahkan Inspektorat panggil saya, monggo kapan saja tidak ada masalah saya siap menjelaskanya semuanya kepada mereka (Inspektorat red),”tukasnya.

Diketahui Diketahui Ketua LSM Fortuba Andika mensinyalir Kepala Kampung Karya Bakti Kecamatan Meraksa Aji Tulangbawang berinisial AF juga disinyalir rangkap jabatan serta terindikasi melakukan penyimpangan Anggaran Dana Desa untuk pengadaan Lampu jalan.

Lampu jalan yang dianggarkan melalui DD sebesar 30,juta namun AF tetap meminta warga untuk membayar sebesar 25.-300,perwarga.

Sementara Pelaksana Tugas dinas Kesehatan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulangbawang Fatoni tegaskan jika Kepala Puskesmas Paduan Rajawali kecamatan Meraksa Aji yang paling bertanggung jawab atas rangkap jabatan yang dilakukan oleh Kepala Kampung (Kakam)  AF sebagai tenaga Medis.

Baca Juga:  Kadiskes Tulangbawang Warning Kepala Puskesmas Paduan Rajawali

Pasalnya, menurut Fatoni, pihak Dinkes tidak mengetahui jika oknum Kakam AF menjadi salah satu tenaga medis lantaran kepala Puskesmas tidak pernah melaporkan kepada Dinkes.

Dikatakan Fatoni, saat dirinya mendapatkan informasi adanya petugas medis yang notabenenya adalah Kakam,  pihaknya langsung mempertanyakan kejelasan dengan kepala Puskesmas.

“Saya hubunggi melalui sambungan selulernya dan Kapus membenarkan jika AF bekerja di puskesmas bukan honorer melainkan hanya Tenaga Kerja Sukarela (TKS) itupun tidak mendapatkan gaji atau honorer, tapi ini masih keterangan sementara nanti Kapusnya akan kita panggil dimintai keterangan dan pertanggung jawaban terhadap persoalan ini,” tegas Fatoni, Senin (24/06) lalu.(MURNI)

Inspektorat Tulangbawang Kakam Karya Bhakti Kakam Rangkap Jabatan

Posting Terkait