Kakon Way Kerap Diduga Mark Up Biaya Pembangunan Jembatan

Mark Up Anggaran Dana Desa

Pembangunan jembatan di Pekon Way Kerap baru mencapai 50 persen pengerjaan namun dananya sudah habis dan tahun pembuatannya pun sudah berganti dari tahun 2017/2018, Selasa (16/1/2018). Foto: Candra/fajarsumatera.co.id

TANGGAMUS PEMBANGUNAN jembatan di Dusun Sukarame, Pekon Way Kerap, Kecamatan Semaka, Tanggamus, diduga dimark up oleh Kepala Pekon Way Kerap. Dana pembangunan jembatan tersebut mengunakan Anggaran Dana Desa tahun 2017.

Baca Juga:  Kepala Desa Diminta Maksimal Kelola Dana Desa

Jembatan itu menghubungkan Pekon Way Kerap dan Pekon Sedayu. Namun, pembangunan jembatan mengecewakan warga karena kualitas jembatan sangat diragukan, terlihat dari pekerjaan fisik tidak memungkinkan.

Diduga biaya pembangunan dimark up karena baru mencapai 50 persen pengerjaan sedangkan dananya sendiri sudah habis dan tahun pembuatannya pun sudah berganti dari Tahun Anggaran 2017/2018.

Baca Juga:  Warga-KPPK Awasi Dana Desa

“Untuk pelaksanaannya sendiri, tenaga kerjanya tidak menggunakan tenaga kerja setempat, melainkan droping dari tenaga kerja di luar kecamatan,” terang warga ketika ditemui di lokasi, Selasa (16/1/2018).

Warga pun meminta pihak penegak hukum untuk mengusut pembangunan jembatan itu. (SB/CD)

Dana Desa Pekon Way Kerap

Posting Terkait