Kaleidoskop Pemprov Lampung 2017: Jalan dan Jembatan Jadi Fokus Perbaikan

Jembatan gantung menghubungkan Desa Rulungmulya–Batanghari Ogan, Kecamatan Natar, Lamsel. (YOPIE PANGKEY)

KESERIUSAN Gubenur Lampung M. Ridho Ficardo dalam membangun insfrastruktur dan jembatan pada tahun 2017 ini terus dilakukan. Untuk tahun ini Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) melakukan pemeliharaan rutin jalan sepanjang 1185,63 Kilometer (Km) dari panjang jalan 1.693,273 di 15 kabupaten/kota. ‎

Dinas PUPR, selain melakukan pemeliharaan jalan rutin dan jalan. PUPR juga melakukan pembangunan dan pemeliharaan  jalan sepanjang 164 Km. Lalu pembangunan jembatan 10 unit , jembatan pada ruas jalan provinsi : 5 unit  dan Box Culvert : 5 Unit.  Untuk jembatan itu tersebar di Pringsewu, lalu 3 di Kabupaten Tulanggawang Barat (Tubaba) dan Way Kanan dan Box Culvert 3 akan dibangun berada di Kabupaten Tulang Bawang dan 1 di Kabupaten Lampung Selatan.

Program/kegiatan pembangunan jembatan berfungsi untuk kelancaran lalu lintas kendaraan pada ruas jalan provinsi serta membuka daerah terisolir baik pada akses jalan provinsi maupun akses jalan kabupaten/kota.

Kesepuluh jembatan baru tersebut amat dibutuhkan masyarakat dalam memperlancar roda perekonomian dan membuka daerah terisolir, terutama yang berada di jalur angkutan hasil bumi. Kesepuluh jembatan ini bisa memperlancar konektivitas masyarakat.

Baca Juga:  Gubernur Ridho Siap Jadikan Lampung Penyuplai SDM Unggulan

Pembangunan jembatan baru Jembatan Way Sebetik, Way Tujok ll, dan Way kendil, ketiga jembatan yang ditargetkan rampung di 2017. Menurut Budhi,  itu dibangun karena perintah Gubernur Lampung, saat ini  jembatan tersebut mengalami konstruksi darurat dan tidak memiliki lantai lagi. Akibatnya hanya sepeda motor yang dapat melintas di jembatan tersebut.

Jembatan Way tujok II menghubungkan Simpang Tujoh ke Panaragan Jaya dengan tingkat lalu lintas harian rata-rata (LHR) 4.676 kendaraan per hari. Sedangkan Jembatan Way Kendil menghubungkan ruas jalan Adijaya menuju Tulung Randu dengan tingkat LHR mencapai 3.727 kendaraan per hari. Ketiga jembatan ini dibongkar total dan diganti baru, sehingga dapat dilalui kendaraan roda empat hingga truk pengangkut hasil bumi.

Sedangkan di Kabupaten Way Kanan, Pemprov juga membangun Jembatan Way Nibung Il penghubung ruas jalan Tegal Mukti, Tajab. Kepadatan lalu lintas di kawasan ini masih tergolong kecil yakni 459 LHR kendaraan per hari. Namun diharapkan dengan selesainya Jembatan Way Nibung II, konektivitas daerah ini dapat pulih kembali.

Baca Juga:  Proyek Infrastruktur PUPR Bisa Dipantau Lewat Online

Pembangunan jembatan di Way Asem, dimaksudkan untuk memperbaiki akses menuju Suoh. Jalan ini berada di kawasan hutan lindung Taman Nasional Bukit Barisan Selatan.

Sedangkan untuk pembangunan jalan Provinsi Lampung terdiri dari 22 koridor tahun ini. Yakni Lampung Selatan & Lampung Timur, adalah pembangunan jalan koridor 1 sepanjang 4 Km, Lalu Metro & Lampung Timur, koridor 2 sepanjang 7 Km, Bandar Lampung, Lampung Selatan, Metro dan Lampung Tengah, koridor 3 sepanjang 3,5 Km. Lampung Tengah, koridor 4 dan 5 sepanjang 8,75 Km, Lampung Tengah dan Metro koridor, 6 sepanjang 4 Km, Lampung Tengah dan Lampung Utara, koridor 7 sepanjang 2 Km, Lamteng dan Pringsewu koridor 8 sepanjang 4 Km, Pesawaran koridor, 9 sepanjang 4,5 Kilometer, Pesawaran & Bandar Lampung koridor 10 sepanjang 2 Km, Tanggamus koridor 11 dan 13 sepanjang 8 Km, Lampung Barat dan Pesisir Barat koridor 12 sepanjang 5,25 km, Lampung Utara koridor 14 dan 16 sepanjang 5,5 Km, Lampura dan Tulangbawang Barat 15 dan 19 sepanjang 9,75 Km, Waykanan koridor 17 dan 18 sepanjang 13,92 Km, Tulangbawang koridor 20 sepanjang 2 km, Tulangbawang-Tulangbawang Barat koridor 21 sepanjang 9 Km dan Tulangbawang-Mesuji koridor 22 sepanjang sepanjang 5 Km.

Baca Juga:  Taman Purbakala Lamtim Harus Dipromosikan

Pembangunan jalan ini merupakan lanjutan yang sudah dilakukan tiga tahun lalu. Seperti pada tahun 2014, ujar Budhi, fokus pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan telah dikerjakan sebanyak  81 paket kegiatan ruas jalan provinsi dan 67 paket kegiatan ruas jalan strategis dan kabupaten/kota (non link).

Program/kegiatan pembangunan dan pemeliharaan berkala  jalan ini, berfungsi meningkatkan kondisi mantap jalan di Provinsi Lampung sesuai dengan target sebesar 62 persen dan melebihi target tercapai kondisi mantap 65,00 persen.

Sedangkan, pada tahun 2015, pembangunan dan pemiliharaan jalan telah dilakukan sepanjang 336,63 Km sedangkan pemeliharaan rutin jalan 1107,68 Km. Sedangkan pembangunan jembatan 24 unit. Yakni jembatan pada ruas jalan provinsi : 4 Unit, jembatan pada ruas kabupaten/kota (Non Link) : 4 Unit  dan  Box Culvert : 16 unit. Lalu, tahun 2016  pembangunan dan pemeliharaan berkala jalan sepanjang 192,64 Km. Dan pemeliharaan rutin jalan sepanjang 1141,22 Km. Serta pembangunan jembatan: 7 unit, jembatan pada ruas jalan provinsi : 6 Unit dan  Box Culvert  1 unit.

Semua ruas-ruas jalan provinsi diperbaiki tanpa pengecualian. (UZK)

 

1,313 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Gubernur Lampung M. Ridho Ficardo Infrastruktur

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    Tinggalkan pesan