Kampanye Dialogis Dewi Handajani-AM Safei Dihadiri Ribuan Warga

Kampanye Dialogis Dewi Handajani-AM Safei Dihadiri Ribuan Warga

Kampanye dialogis Dewi Handajani-AM Safei dihadiri ribuan warga di kediaman Buyung Zainuddin, Pekon Balak, Kecamatan Wonosobo, Tanggamus, Senin (16/4/2018). Foto: Candra/Fajarsumatera.co.id

TANGGAMUS – KAMPANYE dialogis paslon nomor urut 1, Dewi Handajani dan AM Safei di kediaman Buyung Zainuddin dihadiri ribuan simpatisan, di Pekon Balak, Kecamatan Wonosobo, Tanggamus.

Antusias ribuan warga simpatisan memadati kediamanan Buyung Zainuddin menyambut kedatangan bunda Dewi.

“Kalau undangan yang kita sebar hanya 200, namun yang hadir melebihi kapasitas, karena warga sangat antusias terhadap kehadiran bunda Dewi. Masa iya, warga datang berondong-bondong mau saya usir, kan sangat enggak etis,” kata Buyung Zainudin, Senin (16/4).

Sementara tim kampanye Dewi Handajani-AM Safei, menyerukan bahwa pihaknya anti mengunakan politik uang dan anti premanisme serta SARA,” paparnya.

Baca Juga:  DPD I Golkar Usulkan Empat Balonbup Tanggamus

Bunda Dewi sudah menyambangi tiga Pekon di wilayah Kecamatan Wonosobo yakni Sampang Turus, Sumur Tujuh, dan Pekon Balak.

Bunda Dewi dalam orasi politiknya meminta doa dan dukungan warga, dan mencoblos nomor satu.

“Kita akan sesuaikan Nawacita Presiden Republik Indonesia kita, Joko Widodo, membangun secara keseluruhan di pelosok pekon/desa,” terangnya.

Bunda Dewi juga  menegaskan, sekarang ini, tidak ada lagi namanya politik uang, dan apabila ditemukan, yang memberi dihukum dan yang menerimanya pun dipidana.

“Tidak boleh, supaya ke depannya, kita bisa jadi lebih baik lagi,” jelas Bunda Dewi.

Apabila terpilih menjadi pejabat nomor wahid di Kabupaten Tanggamus, bunda Dewi bertekad ke depan akan mencerdaskan sumber daya manusia yang adil, terpercaya, mendongkrak popularitas Tanggamus lebih baik lagi.

Baca Juga:  Diduga Tim Sukses Arinal dan SAM-Ni Bagi-Bagi Uang

Sedangkan mengenai keamanan menjadi prioritas utama karena adanya, dukungan dari para  tokoh adat, tokoh agama  dan masyarakat tanggamus,seperti halnya Ahmad Syaputra, Fauzan Sai’e, dan Rizal Umar.

Sementara Rizal Umar mengatakan dinamika politik harus dihargai.

“Dulu mencalonkan diri, kenapa sekarang bergabung dengan kita, karena program-programnya sama, bukan ada iming-iming dari Dewi, tidak perlu pilih saya cukup pilih bunda dewi saja,” tegas tokoh pemuda Tanggamus ini.

Ini adalah ajang pemilihan pimpinan daerah bukan ajang pemilihan imam salat, jadi jangan salah penilaian terhadap politik.

“Janganlah kita memandang suku karena kita sama, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI harga mati,” kata Rizal Umar.

Baca Juga:  Lelang Alat Pilkada Tanggamus Diserahkan ke KPU Lampung

Menurutnya, walaupun bunda Dewi ini perempuan, tidak menghalangi ide dan konsep jadi pimpinan daerah.

“Kita akan bangun karya-karya kita sendiri di Bumi Begawi Jejama ini. Dari dulu saya tetap semangat membela Tanggamus aman, nyaman, dan tertib,” ujarnya.

Kemungkinan masyarakat saat ini bertanda tanya, kenapa saya dan pak Fauzan Sya’ie mendukung Dewi jadi kepala daerah.

Karena kemufakatan program-program dan sudah kita tandatangani beberapa watu lalu di Lapangan Merdeka disaksikan masyarakat banyak dan tanggung jawab di hadapan Tuhan Yang Maha Esa.

“Saat ini Wali Kota Surabaya contohnya, Raja Salman pun belajar denagan pimpinan perempuan tangguh dan lembut itu. Inilah yang akan kita contohkan di Tanggamus tercinta ini,” ungkapnya. (SB/CD)

1,022 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Dewi Handajani-AM Safei Pilkada Tanggamus

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    Tinggalkan pesan