Kapolri Perintahkan Jajarannya Tak Tangkap Nelayan Yang Gunakan Cantrang

Kapolri Jenderal Tito Karnavian (Ist)

Jakarta – Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengaku telah melarang anak buahnya menindak nelayan yang menggunakan cantrang untuk menangkap ikan. Hal itu sesuai kebijakan Presiden Joko Widodo.

Menurut Tito, perintah tersebut berlaku untuk seluruh wilayah perairan Indonesia. Larangan tersebut berlaku hingga waktu yang belum ditentukan.

Baca Juga:  Kapolri Ceritakan Upayanya Untuk Naikkan Tunjangan Anggota Polri

“Saya selaku Kapolri tentu dengan adanya kebijakan itu memerintahkan kepada jajaran kepolisian untuk tidak melakukan penangkapan (nelayan) cantrang sampai waktu tertentu ketika solusi sudah ditemukan. Seluruh Indonesia saya perintahkan,” ujar Tito di Mapolda Metro Jaya, seperti dilansir liputan6.com, Jumat (19/1/2018).

Tito menganggap kebijakan yang dikeluarkan Jokowi tepat lantaran berkaitan dengan masalah kemanusiaan. Apalagi selama ini larangan cantrang diberlakukan tanpa adanya solusi yang baik untuk nelayan kecil.

Baca Juga:  Kapolri: Hindari Kesalahan yang Membuat Publik Antipati Terhadap Polisi

Sebab, selama ini banyak nelayan kecil yang mengeluhkan kebijakan tersebut. Hasil tangkapan mereka kecil, bahkan tak cukup untuk menutupi biaya operasional. Akibatnya tak sedikit yang melakukan unjuk rasa hingga nekat membakar kapalnya.

“Tapi dialognya kemarin jelas, bahwa sambil mencari solusi untuk mekanisme cara menangkap ikan yang ramah lingkungan, sementara tidak dilakukan dulu (penangkapan) kepada nelayan cantrang,” ucap Tito. (net/hp)

Baca Juga:  Kapolri Luncurkan Aplikasi 'Sipades'

Cantrang Kapolri

Posting Terkait