Kartel Cabai Raup Untung Rp50 Miliar

Ilustrasi. (Ist)

JAKARTA—Ulah oknum kartel harga semakin mencemaskan. Tak hanya merugikan masyarakat selaku konsumen, praktik kartel juga membuat pemerintah geram lantaran merusak stabilitas harga barang di pasaran. Bila dibiarkan, hal ini berimbas pada naiknya harga-harga barang sehingga rawan mendongkrak inflasi.

Menteri Pertanian Amran Sulaiman menyebut, keuntungan yang didapat oleh para pengepul yang melakukan kartel cabai mencapai angka Rp2 miliar. Apabila digabungkan secara keseluruhan dari seluruh pengepul yang terungkap mereka dapat mengantongi untung Rp50 miliar.

“Kami cek kemarin satu orang keuntungan cabai saat harga naik kemarin itu Rp2 miliar. Satu grup yang ditangkap kami hitung-hitung mereka untung Rp50 miliar. Itu baru cabai. Itu pun bukan cabai seluruhnya hanya cabai rawit merah,” terang Amran, Selasa (18/4).

Menurut dia, kartel cabai sangat merugikan baik pihak pedagang maupun konsumen, terutama bagi para petani cabai. Keuntungan yang harusnya petani dapat hanya bisa dinikmati oleh sebagian pihak.

“Kasihan petani. Keuntungannya hanya dinikmati segelintir orang. Tega menaikkan harga sampe Rp180 ribu. Jadi dua-duanya berteriak petani berteriak pedagang berteriak,” ujarnya.

Amran juga menyampaikan kelegaannya atas terungkapnya kartel cabai tersebut. Pasalnya dengan tertangkapnya pelaku kartel harga cabai rawit merah yang melonjak tinggi hingga kisaran Rp160.000 hingga Rp180 ribu per kggram saat ini menjadi Rp40 ribu.

Menurutnya, kesuksesan pengungkapan kartel cabai ini tidak lepas dari kerja sama berbagai pihak termasuk aparat kepolisian.

Bareskrim Polri baru – baru ini berhasil mengungkap pelaku kartel cabai rawit merah. Amran mengatakan harga cabai rawit merah yang melejit hingga Rp160 ribu saat terjadi kartel, dapat terpangkas hingga menjadi Rp40 ribu saat ini.

“Kita sudah kerja mati-matian di lapangan sudah. Kita keliling Indonesia 400 kabupaten, tetapi masih saja harga di atas Rp100 ribu. Setelah tertangkap kalau tidak salah empat orang tersangka. Tambah lagi tersangkanya bisa turun Rp30.000,” tukas dia.(*)

 

355 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    Tinggalkan pesan