Kasus Benih Jagung, Kejati Limpahkan ke Kejari

Bandar Lampung – Penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati)Lampung telah melakukan pelaksanaan tahap 2 pada perkara Tindak Pidana Korupsi Pengadaan Bantuan Benih Jagung Direktorat Jendral Tanaman Pangan Kementrian Pertanian Republik Indonesia untuk Provinsi Lampung TA. 2017 .Jumat (17/09)

Kasipenkum kejati Lampung Andrie W Setiawan mengatakan,Bahwa Penyidik Kejaksaan Tinggi Lampung melimpahkan Terdakwa dan barang bukti ke Kejaksaan Negeri Bandar Lampung untuk pelaksanaan Tahap 2 dan telah melakukan penahanan tingkat Penuntutan Atas Nama Terdakwa Ir. Edi Yanto., M.Si. Bin Jenasin dan Imam Mashuri, S.E., Bin Nur Muhyi.

“Yang diduga telah melakukan Tindak Pidana Korupsi Pengadaan Bantuan Benih Jagung Direktorat Jendral Tanaman Pangan Kementrian Pertanian Republik Indonesia untuk Provinsi Lampung TA. 2017, terhitung mulai tanggal 17 September 2021 sampai dengan 06 Oktober 2021 di Rumah Tahanan (RUTAN) Way Hui Kelas I Bandar Lampung selama 20 (dua puluh) hari, “kata Andre

Penahanan tersebut ,kata dia,dilakukan karena Terdakwa dikhawatirkan akan melarikan diri, merusak atau menghilangkan barang bukti dan atau mengulangi tindak pidana.

Selain itu,Terdakwa diduga didakwa melanggar Primair Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dan ditambah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

“Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP Jo Pasal 64 ayat (1) KUHP Subsidair Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dan ditambah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP Jo Pasal 64 Ayat (1) KUHP, ” tandasnya

Posting Terkait