Kasus DAK Tuba, Kuasa Hukum Akan Ungkap Pihak Yang Bermain

Bandar Lampung – Dua saksi ahli dari Inspektorat Tulangbawang di hadirkan oleh Jaksa Penuntut Umum, dalam lanjutan perkara kasus Disdik Tulangbawang yang di gelar Pengadilan Negeri (PN) Tanjungkarang, Bandarlampung. Rabu (04/08).

Empat saksi di antaranya, Rustam Efendi Kepala BPKAD tulang bawang, Joko supranto kepala sekolah SMPN 2 teladas, sigit Santoso dan khairudi Inspektorat Tulangbawang.

Kuasa Hukum Alhajar dari terdakwa (Guntur Abdul Nasser) mengatakan, bahwa saksi ahli yang di hadirkan membenarkan potongan 12.5 persen tersebut di setiap sekolah, setelah dana tersebut di cairkan.

“Pihak Inspektorat ini hanya merekap dari BAP Jaksa, berdasarkan potongan 12,5 persen itu di temukan kerugian negara sekian milyar, “kata Alhajar saat di wawancara media.

Untuk itu, dirinya selaku kuasa hukum keberatan jika semua hasil pungutan tersebut di bebankan kepada kliennya, karena terdakwa tidak menerima semua uang hasil pungutan tersebut.

” kita nanti akan buktikan, kita uraikan di persidangan, siapa saja yang bermain dalam kasus korupsi DAK 2019 Tulang Bawang, “ucapnya.

Selain itu, kliennya juga siap mengembalikan uang kerugian negara, namun sesuai yang ia terima dalam DAK 2019, bukan uang yang di pakai oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

” Klien saya itu bakal bertanggung jawab apa yang ia perbuat bukan bertanggung jawab atas orang lain yang berbuat dalam korupsi DAK ini, “pungkasnya

Reporter :Agung Kurniawan

Posting Terkait