Kasus Korupsi Lamsel, Slamet Petok Diduga Manipulasi Saksi

KPK Soal JC Syahroni: Diterima atau Tidaknya, Ketika Proses Persidangan Berjalan

Plt Juru Bidang Penindakan KPK Ali Fikri. Foto: Istimewa.

Fajarsumatera.co.id – Komisi Pemberantasan Korupsi [KPK] menyampaikan apa yang menjadi alasan diperiksanya Slamet Riadi alias Slamet Petok dalam kasus korupsi jilid II di Pemda Lampung Selatan [Lamsel].

Kasus korupsi yang sedang ditangani KPK kita tahu berkaitan dengan hasil penyidikan baru atau disebut dengan pengembangan perkara dari korupsi eks Bupati Lamsel terdahulu, Zainudin Hasan.

Baca Juga:  Banyak Nama Muncul di Kasus Korupsi Lamsel, Aparatur Hukum Didesak Bertindak

Di kasus ini, ada 2 orang tersangka. Hermansyah Hamidi atau HH. Dan Syahroni atau SYH. HH adalah eks Kadis PU-PR Lampung Selatan. Sementara SYH adalah Kadis PU-PR Lamsel terbaru.

Di berkas kasus tersangka HH, KPK memeriksa Slamet Petok pada 6 Januari kemarin.

Plt Juru Bicara Bidang Penindakan KPK Ali Fikri kepada reporter Suluh.co mengatakan alasan pemeriksaan kontraktor ulung dan senior asal Lampung itu.

Baca Juga:  Banyak Nama Muncul di Kasus Korupsi Lamsel, Aparatur Hukum Didesak Bertindak

“Slamet Riadi alias Slamet Petok (Swasta) didalami keterangannya terkait adanya dugaan tindakan saksi yang mengatur dan mempengaruhi keterangan dari para saksi yang di panggil oleh tim penyidik KPK,” ujar Ali Fikri, Kamis, 7 Januari 2020.

Reporter: Ricardo Hutabarat

Kasus Korupsi Lamsel Slamet Petok Diduga Manipulasi Saksi

Posting Terkait