Kasus Pamsimas, Seret Nama Pejabat PUPR Way Kanan

Kasus dugaan KKN Pamsimas III 2017, 2018, 2019 di Kabupaten Way Kanan yang saat ini sedang dilakukan pemeriksaan oleh pihak intel kejari Way Kanan sebanyak 64 kampung yang mengerjakan proyek pamsimas tersebut.

Ditemui di kantornya Kepala Seksi Intelijen Kejari Way Kanan Pujiarto melalui stafnya Chandra Rizky,  menyampaikan perkembangan hasil pemeriksaan Kejari sampai saat ini.

“Untuk sejauh mana, kita masih melakukan pull data pull paket, mungkin dari 35 kampung setengahnya sudah, cuma kami belum bisa pastikan berapa jumlahnya.” Ujar Chandra.

Namun yang menarik di sela wawancara tersebut adalah terselip nama Sekretaris Dinas PU saat ini yang sebelumnya menjabat sebagai kabid Cipta Karya dinas tersebut dimana sudah 2 sampai 3 kali dipanggil pihak kejari untuk dimintai keterangan, Kejari Way Kanan juga sudah memanggil staf PU Cipta Karya, Fasilitator Masyarakat (FM) dan Fasilitator Senior (FS).

“Kami juga sedang melakukan pendalaman pemeriksaan kepada pihak KPK TIPIKOR, FS, FM, dan pihak dinas PU terkait hal itu” ucap Chandra.

Ia pun menambahkan, menurut keterangan yg didapatnya dari pihak Kampung terkait inkind dan incash yang terdapat dalam laporan anggaran dana tersebut pada dasarnya tidak ada, hanyalah pelengkap laporan agar dana APBN dapat segera di cairkan ke kampung-kampung.

Disisi lain beberapa narasumber dari 64 kampung yang dilaporkan oleh pihak KPK Tipikor telah memberikan keterangan bahwa pekerjaan Pamsimas III tersebut dikerjakan oleh pihak lain diluar KKM, ditambah lagi adanya dugaan pemalsuan Berita Acara Serah Terima Pengelolaan SPAM yang dilakukan oknum tertentu tanpa diketahui pihak kampung.

narasumber juga mengatakan bahwa Pengadaan pipa dan  Pengadaan jasa bor bukan di adakan oleh KKM, satlak serta tim pengadaan barang dan jasa, tak hanya itu saja bahkan SPJ dan pelaporan BAST dikerjakan oleh oknum oknum tertentu pu dan fasilitator Pamsimas.

Di lain tempat Sahdana (Anggota DPRD Prov. Dapil V) yang dihubungi melalui via telepon meminta agar KPK TIPIKOR segera melakukan gelar perkara di Kejaksaan Agung, karena Kejari Way Kanan dinilai sudah tidak sehat lagi dalam menangani permasalahan Pamsimas III yang sedang bergulir.

Tak hanya itu, Sahdana juga menyayangkan kinerja Kejari Way Kanan yang terbilang lambat, beliau juga heran dengan perlakuan pihak Kejari yang mengintrogasi pihak KPK TIPIKOR yang seakan-akan jadi terlapor.

Sahdana berharap agar pihak Kejari mampu menyuguhkan ketegasan Hukum yang tegak lurus dan memberikan layanan terbaik terhadap pihak media demi memberikan informasi tentang perkembangan kasus pamsimas III ini.

Tim melaporkan

Posting Terkait