Kebebasan Pers Terancam, IWO Siap Kawal Kasus AS

Sekretaris PW IWO Provinsi Lampung, Zulhaidir

BANDAR LAMPUNG – DUKUNGAN terhadap wartawan media online, AS, yang dilaporkan ke Polres Lampung Selatan (Lamsel) oleh Kabag Perlengkapan Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) setempat, Delfarizy SE MM terus mengalir.

Ratusan media online dari skala provinsi bahkan nasional mendukung wartawan berstatus Madya ini pasca dipolisikan.

Wartawan media  online tersebut menerbitkan berita mengenai kendaraan dinas Lamsel yang diduga dipergunakan untuk mesum. Bahkan, dukungan juga mengalir dari Dewan Pers Indonesia.

Baca Juga:  Juwendi Lesa Utama: Pejabat Lamsel Tak Mengerti Kebebasan Pers

Lantarannya, laporan Delfarizy terhadap wartawan ini diduga menyeberangi nota kesepahaman Dewan Pers dan Polri.

Nota kesepahaman itu, dimaksudkan agar implementasi Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, dapat berjalan dengan baik.

Bila ada aduan soal pemberitaan, maka dapat dilaporkan ke Dewan Pers.

Bukan mengadu ke Dewan Pers, Delfarizy justru langsung melaporkan ke polisi.

Sekretaris IWO Lampung, Zulhaidir menyayangkan laporan itu.

Baca juga: IWO Lampung Sesalkan Pelaporan Delfarizy Terhadap Wartawan Fajar Sumatera

Menurutnya, langkah yang diambil Izy, sapaan akrab Delfarizy, ini merupakan bentuk ancaman bagi kebebasan pers.

Baca Juga:  Kepengurusan IWO Waykanan Dilantik

Karenanya, secara kelembagaan Dewan Pengurus Pusat (DPP) IWO bakal siap mendampingi wartawan fajarsumatra.co.id.

“Saya sudah komunikasi dengan Sekjen IWO Pusat. Ia menegaskan, bakal siap mendampingi AS untuk skala nasional,” tegasnya, Sabtu (10/3/18).

Owner lampungmediaonline.com ini juga menegaskan, secara pemberitaan, seluruh media online yang tergabung di organisasi IWO bakal terus mengawal isu ini hingga beres.

“Ratusan media yang tergabung di IWO Nasional maupun wilayah Lampung bakal mengawal. Sebab, ini menyangkut kebebasan pers, terutama jurnalis online,” tukasnya.

Baca Juga:  IWO Hadir di ASEAN Media Forum

Diketahui, sejak kemarin (9/3/2018), follow up berita terkait laporan Izy ke Polres Lamsel terus bertebaran.

Seperti diberitakan sebelumnya, wartawan fajarsumatera.co.id dilaporkan Kabag Perlengkapan Lamsel, Delfarizy, ke Polres Lamsel dengan No LP. B-230/III/2018/SPKT, dengan tuduhan pencemaran nama baik di Media Sosial.

Dirinya dianggap telah menyebarkan berita fitnah dan hoaks, karena telah memuat pemberitaan dengan judul ‘Mobil Dinas Pemkab Lamsel Dipakai Buat Mesum’. (LM)

IWO Kebebasan Pers

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    Tinggalkan pesan