Kejari Bandarlampung Sidik Dugaan Pemotongan Insentif RT dan Kaling

Josua | Fajar Sumatera

BANDARLAMPUNG – Kejaksaan Negeri (Kejari) Bandarlampung saat ini tengah melakukan penyidikan terkait dugaan pemotongan insentif RT serta kepala lingkungan (Kaling) di Kelurahan Waydadi dan Waydadi Baru.

Kejari Bandarlampung telah menghadirkan RT dan kepala lingkungan di dua kelurahan itu untuk dimintai keterangan sebagai saksi dalam perkata tersebut.

Para RT dan kaling yang menghadiri pemanggilan Kejari Bandarlampung ialah Mantan Kaling I Waydadi Triyono Arifin, Mantan Ketua RT 01 LK I Waydadi Sukardi, Mantan Ketua RT 02 LK I Maryadi, Mantan RT 03 LK I Supono, Mantan RT 04 LK I Iskandar, Mantan RT 08 LK I Subhan Latief, dan Mantan Kepala Lingkungan I Waydadi Baru yang juga Ketua LKM Waydadi Baru Bambang, Ketua RT 07 LK I/Ketua LPM/Pokmas Waydadi Baru Hery Runting. Mereka semua tiba di Kantor Kejari Bandarlampung pukul 14.30 wib dan keluar pukul 18.00, Jumat (8/11).

Baca Juga:  Kejari Bandarlampung Raih Penghargaan

Mantan Kepala Lingkungan I yang juga Ketua LPM Waydadi, Triyono Arifin membenarkan jika dirinya bersama para mantan RT diminta untuk memberikan keterangan masalah pemotongan insentif RT di kelurahan Waydadi dan Waydadi Baru yang saat ini sedang ditangani Kejari Bandarlampung.

“Iya benar, kami semua dipanggil untuk memberikan keterangan terkait dugaan pemotongan insentif RT di Kelurahan Waydadi,” kata Triyono seusai menghadiri pemeriksaan di Kantor Kejari Bandarlampung, Jumat (8/11).

Baca Juga:  Kejari Selidiki Dugaan Penyelewengan Dana BOS di SMPN 6 Bandarlampung

Triyono menjelaskan ada sekitar 17 pertanyaan yang dilontarkan oleh penyidik Kejari Bandarlampung dalam pemeriksaan selama tiga setengah jam. Dirinya juga mengapresiasi Kejari Bandarlampung dalam menangani perkara pemotongan insentif RT dan Kaling di Waydadi dan Waydadi Baru.

“Sebagai warga negara saya sangat mendukung proses penegakan hukum. Dan saya bersama para tokoh mewakili masyarakat Waydadi sangat mengapresiasi Kejari Bandarlampung dalam menangani persoalan ini,” tuntasnya. (*)

Kejari Bandarlampung Pemotongan Insentif RT waydadi

Posting Terkait