Kejari Takut Tahan Politisi NasDem

BANDARLAMPUNG— Tampaknya Kejaksaan negeri (Kejari) Bandarlampung masih tebang pilih dalam menerapkan hukum di wilayahnya. Salah satu contoh, Kejari tidak melakukan penahanan terhadap Roliansyah (51) tersangka pemalsuan ijasah Sarjana strata Dua (S2). Apa karena tersangka merupakan salah seorang anggota dewan (DPRD)…?

Menurut Kepala Seksi Tindak Pidana Umum (Kasipenkum) Kejari Andi Hendrajaya mengatakan, karena selama ini tersangka tidak ditahan selama di Mapolda Lampung. “Penasehat hukumnya mengajukan penangguhan ke Kejati. Selain itu juga, dia (Roliansyah) anggota Dewan,” jelasnya, Selasa (14/11).

Baca Juga:  Andy Sohar Kembalikan Berkas ke Nasdem dan PKB Lamtim

Selain itu, kata Andi, tersangka sudah melalui pemeriksaan kesehatan dan dinyatakan tidak ada riwayat sakit. “Tidak ada riwayat sakit,” katanya.

Terpisah, Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Lampung Irfan Natakusuma mengatakan, berkas perkara tersebut terjadi pada tanggal 5 April 2017. Atas perbuatannya, tersangka dikenakan Pasal 68 ayat (2) junto Pasal 69 ayat (1) dan ayat (2) UUD No.20 Tahun 2003 tentang pendidikan nasional dan Pasal 263 ayat 2 KUHP tentang pemalsuan.

Baca Juga:  Arinal Siap Wujudkan Lampung Lokomotif Pertanian

“Untuk kerugian materialnya kan ijazah palsu, kalau 263 nya pemalsuan surat kemungkinan pemalsuan ijazah. Jadi kerugiannya bisa saja terhadap orang yang dipilih. Yang pasti kalau dia memang sudah menggunakan pemalsuan ijazah yang pasti negara sudah membayar orang yang tidak sah dan kewajibannya nanti dalam putusan harus mengembalikan berapa tahun ia menjabat dan berapa yang ia terima harus dikembalikan,” terangnya.

Baca Juga:  NasDem Lampung Jaring Caleg Mumpuni

Sebelumnya, Kejaksaan Negeri (Kejari) Balam, menerima pelimpahan tahap dua oknum terhadap anggora DPRD Kabupaten Pesawaran dari fraksi Partai NasDem, Roliansyah (51). Roliansyah yang merupakan oknum anggota DPRD Kabupaten Pesawaran terjerat kasus pemalsuan ijazah Sarjana Strata Dua (S2) sejak tanggal 5 April 2017.

Ia dilaporkan oleh Ketua Baret Partai Nasdem Kabupaten Pesawaran, terkait legalitas ijasah Pasca Sarjana Program Studi Ilmu Ekonomi yang legalitasnya tidak diakui dan tidak syah. (TS)

NasDem NasDem Pesawaran

Posting Terkait