Kemendagri Setujui Mutasi 339 Pejabat Pemprov Lampung

Foto: ist

BANDARLAMPUNG – Terbukti, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menyetujui 339 mutasi pejabat pemprov Lampung esselon III dan IV pada 2 Juni 2019 lalu.

Hal itu berdasarkan surat Mendagri nomor 821/4713/SJ tertanggal 12 Juni 2019. Dalam Sk tersebut,
Mendagri hanya memberikan izin untuk 90 pejabat administrator esselon III dari 140 yang diajukan sesuai surat Mendagri nomor 820/1585/OTDA tertanggal 13 Maret 2019.

Baca Juga:  SMSI Ajak Pemprov Lampung Bersinergi

Kemudian, dalam surat Mendagri nomor 821/2043/OTDA tertanggal 2 April 2019 disebutkan pejabat pengawas yang mendapatkan izin mutasi hanya 249 orang dari 389 yang diajukan.

Dengan begitu, Mendagri memberikan izin melalui keputusan Gubernur Lampung nomor 821.22/513/VI.04/2019 tentang Pengangkatan, Pemindahan dan Pemberhentian PNS dalam dan dari Jabatan Administrator.

Hal tersebut sesuai dengan surat persetujuan Mendagri nomor 820/1585/OTDA 13 Maret 2019 dengan menetapkan sebanyak 90 orang jabatan administrator.

Baca Juga:  Meski Program PDAK Berakhir, Pemprov Lampung Tetap Biayai Pelayanan Sosial Anak

Sementara itu, sesuai dengan surat persetujuan Mendagri nomor 821/2043/OTDA/tanggal 2 April 2019 menetapkan sebanyak 249 orang esselon IV.

Selanjutnya, keputusan itu diteruskan melalui keputusan gubernur lampung nomor 821.23/514/VI.04/2019 tentang pengangkatan, pemindahan, dan pemberhentian PNS dalam dan dari jabatan pengawas.

Menanggapi itu, Plt. Sekda Taufik Hidayat mengatakan bahwa dirinya telah menerima surat resmi pembatalan rolling pejabat dari Mendagri.

Baca Juga:  Bupati Agung Tak Piawai Kelola Uang, DBH Tidak Cukup Tutupi Anggaran

Kendati demikian, mantan Kepala Bappeda Lampung ini belum bisa memastikan posisi dan status ratusan pejabat yang baru di rolling kemarin.

Asisten II Pemprov Lampung ini
menyerahkan persoalan tersebut kepada Gubernur Lampung Arinal Djunaidi.

“Sekarang terserah sama pak Arinal aja,”ungkapnya. (*)

Kemendagri Mustasi Pejabat Pemprov Lampung

Posting Terkait